• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Tuesday, 22 September 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Lagirame

HEBOH Kemunculan Dua Matahari di Kepulauan Mentawai Sumbar, Ini Penjelasan BMKG

Syiam Mulakmal by Syiam Mulakmal
24 February 2024
in Lagirame
0
Kemunculan Dua Mataharai di Mentawai

Beredar di media sosial video yang menunjukan penampakan Kemunculan Dua Matahari di Mentawai, Sumatera Barat.

Di atas permukaan pantai, dua matahari muncul saling berhadapan.

Sontak, penampakan dua matahari tersebut langsung menjadi viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @ombak_ebay_mentawai pada Kamis (22/02).

Dalam video tersebut tampak matahari yang bersinar cukup terang.

Baca Juga : VIRAL Supir Taksi Blue Bird Adu Mulut dan Ludahi Pengemudi Lain

Para warga yang melihat kejadian tersebut langsung heboh karena matahari yang muncul tidak hanya satu, melainkan dua.

“Matahari ada dua tanda-tanda,” tulis pengunggah video.

https://www.instagram.com/p/C3oWme7SPtS/

Dilansir melalui kompas.com, kemunculan dua matahari tersebut merupakan fenomena alam yang dikenal sebagai sundog. Fenomena sun dog biasanya terjadi di negara atau daerah beriklim dingin.

Misalnya, negara-negara di lingkar kutub seperti Rusia, Norwegia, dan Swedia. Menurutnya, fenomena sundog hanya terjadi di daerah beriklim dingin karena partikel es yang menjadi penyebabnya memiliki sudut ketinggian Matahari sekitar 22 derajat.

Baca Juga : GEMPAR Rancaekek Di Terjang Badai Tornado, BRIN : Ini Pertama di Indonesia

Karena partikel pembias ini berada di suhu lebih dingin, maka akan terbentuk seperti tiga Matahari.

Ia menjelaskan bahwa fenomena ini berbeda dengan fenomena halo Matahari atau halo Bulan yang banyak ditemui di belahan dunia lain.

Penjelasan BMKG

Yudha Nugraha, Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, menyatakan bahwa fenomena Sun Dog, atau munculnya matahari kembar, adalah hal yang biasa terjadi. Menurutnya, fenomena tersebut terjadi karena peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

“Fenomena ini memang terjadi pada kondisi tertentu. Dia muncul ketika adanya pembiasaan atmosfer di partikel hidrometeorologis atau partikel basah seperti es. Sehingga ini akan membiaskan matahari di permukaan bumi yang muncul seperti pola matahari menjadi dua. Dan ini biasanya terjadi pada peralihan musim hujan ke kemarau,” kata Yudha, Jumat (23/2).

Menurut Yudha, fenomena matahari kembar tersebut dalam istilah sains disebut sebagai Sun Dog. Kejadian Sun Dog memiliki karakteristik yang sama dengan fenomena halo matahari dan matahari cincin.

“Ini adalah fenomena biasa. Sun Dog memiliki karakteristik sama dengan fenomena halo matahari dan matahari cincin. Karena ini kejadian jarang, pasti di kaitkan dengan kejadian bencana atau kondisi yang mengerikan lainnya. Secara ilmiah itu tidak ada pembuktiannya (akan muncul bencana). Jadi ini adalah fenomena biasa,” ungkapnya.

Yudha mengakui bahwa kejadian Sun Dog sudah sangat sering dan lumrah terjadi. Biasanya, kejadian ini muncul di daerah yang sedang mengalami peralihan dari musim hujan ke kemarau. Kejadian ini juga di dukung oleh kondisi atmosfer langit yang lembab dan basah.

Loading

Tags: lagirameLensagrammataharimentawaisumaterasumbar
Syiam Mulakmal

Syiam Mulakmal

Artikel Sejenis

Lagirame

Karhutla Makin Disorot! 162 Orang Jadi Tersangka, 95 Korporasi Kini Diusut

19 September 2026
Lagirame

Kades Banyumas Ogah Teken Aset Kopdes! Lahan Hijau dan Payung Hukum Jadi Sorotan

19 September 2026
Lagirame

Australia Perketat Visa Sementara! Mahasiswa Asing Kini Sulit Bawa Keluarga, Ini Aturan Barunya

18 September 2026
Lagirame

Minyak Dunia Mulai Melemah! Namun Harga Masih di Atas US$100 per Barrel, Ini Faktor yang Menahannya

18 September 2026
Lagirame

China Naikkan Biaya Visa Warga Jepang 7 Kali Lipat! Ini Tarif Baru dan Alasan di Balik Kebijakan

16 September 2026
Lagirame

Harga Minyak Dunia Tembus US$108! Makin Mahal, Apa yang Jadi Pemicu?

16 September 2026

Berita Terbaru

Karhutla Makin Disorot! 162 Orang Jadi Tersangka, 95 Korporasi Kini Diusut

19 September 2026

Kades Banyumas Ogah Teken Aset Kopdes! Lahan Hijau dan Payung Hukum Jadi Sorotan

19 September 2026

Australia Perketat Visa Sementara! Mahasiswa Asing Kini Sulit Bawa Keluarga, Ini Aturan Barunya

18 September 2026

Minyak Dunia Mulai Melemah! Namun Harga Masih di Atas US$100 per Barrel, Ini Faktor yang Menahannya

18 September 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Karhutla Makin Disorot! 162 Orang Jadi Tersangka, 95 Korporasi Kini Diusut

19 September 2026

Kades Banyumas Ogah Teken Aset Kopdes! Lahan Hijau dan Payung Hukum Jadi Sorotan

19 September 2026

Australia Perketat Visa Sementara! Mahasiswa Asing Kini Sulit Bawa Keluarga, Ini Aturan Barunya

18 September 2026

Minyak Dunia Mulai Melemah! Namun Harga Masih di Atas US$100 per Barrel, Ini Faktor yang Menahannya

18 September 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist