• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Wednesday, 4 November 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Lagirame

Demokrat Ungkap Kecurigaan soal Penyadapan, Siapa Lagi yang Jadi Target?

Dilla by Dilla
4 November 2026
in Lagirame
0

Jakarta (Lensagram) – Kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo Subianto memicu kekhawatiran baru di kalangan politik. Partai Demokrat menduga aksi ini tidak hanya menyasar kepala negara, tetapi juga sejumlah tokoh politik lainnya.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Herman Khaeron, meminta Polri mengusut kasus ini secara tuntas dan transparan. Ia juga ingin polisi mengungkap siapa pihak yang memberi perintah serta apa tujuan di balik dugaan penyadapan itu.

Herman menyampaikan sikap ini pada Rabu (4/11/2026). Menurutnya, penyadapan terhadap Presiden Prabowo dan pihak lain merupakan dugaan pelanggaran hukum berat.

Demokrat Curiga Tokoh Politik Ikut Jadi Sasaran

Herman mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki dugaan bahwa sejumlah tokoh politik juga menjadi sasaran penyadapan. Karena itu, ia meminta polisi tidak hanya fokus pada kasus yang menyangkut Presiden Prabowo.

“Kami juga berasumsi bahwa para tokoh politik juga disadap,” ujar Herman kepada awak media.

Pernyataan ini menambah perhatian publik terhadap kasus penyadapan yang kini bergulir. Sebab, jika dugaan itu benar, maka jangkauan penyadapan bisa lebih luas dari yang selama ini diketahui.

Namun, Demokrat belum menyebut nama tokoh atau pihak internal yang mereka duga menjadi korban. Oleh karena itu, polisi perlu memeriksa setiap informasi dan bukti agar dapat memastikan siapa saja yang masuk dalam daftar sasaran.

Demokrat Minta Polisi Ungkap Dalang Penyadapan

Selain meminta pengusutan secara transparan, Herman juga menyoroti kemungkinan penyalahgunaan wewenang oleh aparat.

Ia menegaskan bahwa setiap aparatur negara wajib mengikuti aturan hukum saat menjalankan tugas. Jika ada pihak yang melampaui kewenangannya, tindakan itu bisa masuk dalam kategori penyalahgunaan kekuasaan atau abuse of power.

Karena itu, Herman meminta penyidik mengungkap motif dan pihak yang berada di balik dugaan penyadapan. Ia menilai publik perlu mengetahui untuk kepentingan siapa aksi ini berjalan.

Di sisi lain, Partai Demokrat menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto beserta jajaran yang telah mengungkap perkara ini.

Tiga Orang Jadi Tersangka Kasus Penyadapan

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo dan sejumlah pihak lain.

Ketiga tersangka berinisial LSP, AHN, dan EH. Polisi menduga mereka menjalankan penyadapan tanpa mengikuti prosedur yang berlaku.

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin menjelaskan bahwa dugaan penyadapan berlangsung pada periode 2025 hingga 2026.

Sasaran dugaan penyadapan tidak hanya Presiden. Polisi juga mengungkap sejumlah kelompok lain, mulai dari pejabat negara, tokoh politik, jurnalis, tokoh organisasi masyarakat, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga pengusaha.

Selain itu, penyidik turut mendalami dugaan akses ilegal dan penghapusan data elektronik yang berkaitan dengan perkara ini.

Siapa Saja yang Sebenarnya Menjadi Target?

Hingga Rabu (4/11/2026), publik masih menunggu hasil penyidikan untuk mengetahui seluruh pihak yang masuk dalam sasaran penyadapan.

Pertanyaan soal motif, pemberi perintah, dan penggunaan hasil penyadapan juga belum mendapat jawaban lengkap. Karena itu, polisi perlu menelusuri setiap bukti dan memeriksa pihak yang memiliki informasi terkait.

Kasus ini kini bukan hanya menyangkut keamanan komunikasi Presiden Prabowo. Lebih jauh, perkara ini memunculkan kekhawatiran tentang privasi, batas kewenangan aparat, dan keamanan tokoh politik di Indonesia.

Publik pun menanti hasil penyidikan Polri. Apakah dugaan Demokrat soal penyadapan terhadap tokoh politik lain akan terbukti? Jawabannya bergantung pada bukti dan hasil pemeriksaan polisi.

Baca Juga : Lahar Semeru Menerjang Lumajang! 500 Warga Terdampak, 13 Bangunan Rusak Parah

Loading

Tags: DemokratPenyadapanPresidenpolriPrabowoSubianto
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Lagirame

Penyadapan Presiden Jadi Sorotan, Loyalitas Pejabat Mulai Dipertanyakan!

4 November 2026
Dokumenter

Lahar Semeru Menerjang Lumajang! 500 Warga Terdampak, 13 Bangunan Rusak Parah

2 November 2026
Lagirame

Kalimantan dan Sumatera Akhirnya Diguyur Hujan, Akankah Karhutla Mereda?

27 October 2026
Lagirame

Jangan Sampai Ketinggalan! Kini Lokasi Rawan Bencana Bisa Dicek Secara Mandiri

27 October 2026
Dokumenter

Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

23 October 2026
Lagirame

Kasus Rumah Dinas TNI Disewakan untuk Judol, Letkol Arman Jadi Tersangka

23 October 2026

Berita Terbaru

Demokrat Ungkap Kecurigaan soal Penyadapan, Siapa Lagi yang Jadi Target?

4 November 2026

Penyadapan Presiden Jadi Sorotan, Loyalitas Pejabat Mulai Dipertanyakan!

4 November 2026

Truk Dimodifikasi Jadi Kedok Penimbunan BBM Subsidi! 14 Tersangka Diciduk di Banten

2 November 2026

Lahar Semeru Menerjang Lumajang! 500 Warga Terdampak, 13 Bangunan Rusak Parah

2 November 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Demokrat Ungkap Kecurigaan soal Penyadapan, Siapa Lagi yang Jadi Target?

4 November 2026

Penyadapan Presiden Jadi Sorotan, Loyalitas Pejabat Mulai Dipertanyakan!

4 November 2026

Truk Dimodifikasi Jadi Kedok Penimbunan BBM Subsidi! 14 Tersangka Diciduk di Banten

2 November 2026

Lahar Semeru Menerjang Lumajang! 500 Warga Terdampak, 13 Bangunan Rusak Parah

2 November 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist