• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Saturday, 17 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Lagirame

Bos AI Minta Pengembangan Dipelankan, Trump Malah Menolak! Ini Alasannya

Dilla by Dilla
14 September 2026
in Lagirame
0

Jakarta (Lensagram) – Dunia AI kini ramai. Sejumlah bos AI ingin laju AI lebih pelan.

Mereka ingin waktu lebih untuk cek risiko. Namun, Presiden AS Donald Trump punya sikap lain.

Trump ingin AS terus maju dalam lomba AI. Selain itu, ia ingin AS tetap unggul dari China.

Karena itu, Trump menolak seruan untuk memperlambat AI. Sikap ini pun memicu debat baru.

Bos AI Minta Laju AI Lebih Pelan

CEO Anthropic Dario Amodei ingin laju AI lebih pelan. Menurut Amodei, para ahli perlu waktu untuk cek risiko.

Mereka perlu uji tiap model baru. Selain itu, mereka perlu cari celah yang bisa bawa bahaya.

Amodei juga ingin tim luar ikut cek model AI. Dengan cara ini, tim ahli bisa bantu jaga mutu dan sisi aman AI.

Sementara itu, CEO OpenAI Sam Altman ikut dukung ide ini. Elon Musk dari xAI juga bicara soal risiko AI.

Dengan begitu, para bos AI punya satu pandang. Mereka ingin AI tetap maju, tetapi dengan batas aman.

Mengapa Bos AI Ingin Lebih Hati-Hati?

Alasan utama ialah risiko. AI kini punya daya yang jauh lebih besar.

Teknologi ini dapat bantu buat kode. Selain itu, AI dapat cari data dan jalankan tugas rumit.

Namun, daya besar bisa bawa risiko baru. Salah satu risiko bisa muncul pada sistem digital.

Sejumlah uji AI juga tunjukkan hal ini. Agen AI dapat bantu aksi siber dan masuk ke sistem digital.

Karena itu, para bos AI ingin waktu uji yang cukup. Mereka juga ingin alat cek yang lebih kuat.

Meski begitu, mereka tidak minta industri stop. Mereka ingin perusahaan tetap maju dengan sistem aman.

Trump Justru Tolak Perlambatan AI

Di sisi lain, Trump punya arah yang beda. Ia ingin AS tetap jadi pemimpin AI.

Menurut Trump, AS tidak boleh lambat saat China terus maju. Jika AS melambat, China bisa punya ruang untuk mengejar.

Karena itu, Trump ingin industri AI AS terus tumbuh. Ia juga ingin AS unggul dalam chip, data, dan model AI.

Bagi Trump, AI bukan cuma soal bisnis. Selain itu, teknologi ini punya kaitan dengan daya saing AS.

AI juga punya kaitan dengan keamanan negara. Maka, Trump ingin AS tetap kuat dalam lomba AI.

China Jadi Alasan Utama Trump

Persaingan AS dan China kini makin kuat. Keduanya terus maju dalam AI dan chip.

Selain itu, kedua negara juga adu cepat dalam pusat data. Mereka pun bersaing dalam sistem digital.

Trump melihat China sebagai pesaing utama. Karena itu, ia tidak ingin AS memberi China ruang untuk mengejar.

Dengan cara ini, Trump ingin industri AS terus gerak. Ia juga ingin AS tetap ada di posisi atas.

Namun, laju cepat juga punya risiko. Hal ini membuat debat AI makin rumit.

Fokus Bos AI dan Trump Berbeda

Para bos AI lebih fokus pada risiko laju AI. Mereka ingin waktu untuk cek dan uji model.

Sementara itu, Trump lebih fokus pada posisi AS dalam lomba AI. Ia ingin AS terus maju dan tidak kalah dari China.

Jadi, kedua pihak punya fokus yang beda. Bos AI ingin laju yang lebih aman.

Sebaliknya, Trump ingin laju yang tetap cepat. Perbedaan ini pun membuat debat AI makin panas.

Pasar AI Ikut Bereaksi

Debat soal laju AI juga mulai beri efek ke pasar. Pada Senin, 14 September 2026, saham AI dan chip turun di sejumlah pasar Asia.

Akibatnya, investor mulai cek lagi bisnis AI. Mereka juga mulai nilai risiko jika industri harus kurangi laju AI.

Meski begitu, minat pada AI masih tinggi. Banyak perusahaan tetap ingin buat model yang lebih kuat.

Karena itu, pasar akan terus lihat arah AS. Investor juga akan pantau langkah para bos AI.

Baca Juga : Skor MCP KPK Tembus 92 Persen, Apa yang Bikin Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan APBD?

Loading

Tags: DonaldTrumpElonMuskOpenAI
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Dokumenter

Bukan Cuma Masalah Indonesia! Asap Karhutla Jadi Persoalan Bersama ASEAN, Ini Faktanya

15 October 2026
Lagirame

MA AS Izinkan Trump Deportasi Imigran ke Negara Ketiga! Hak Bela Diri Kini Dipertanyakan

30 September 2026
Lagirame

Syarat Pendidikan Gibran Digugat di MK! Dugaan “Pasal Penyelundupan” hingga Pengakuan KPU Terungkap

28 September 2026
Lagirame

Trump Tolak Tawaran Damai Iran! Teheran Diminta Beri Konsesi Nuklir, Ada Apa?

28 September 2026
Lagirame

53 Ribu Orang Kena PHK, Airlangga Buka Suara! Benarkah Lapangan Kerja Justru Bertambah?

25 September 2026
Lagirame

SKCK Bakal Bisa Dicetak Sendiri! Ini Rencana Baru Polri untuk Cegah Pungli

29 September 2026

Berita Terbaru

Bukan Cuma Masalah Indonesia! Asap Karhutla Jadi Persoalan Bersama ASEAN, Ini Faktanya

15 October 2026

Kasus Heat Stroke di Surabaya Meledak! Naik 3 Kali Lipat pada 2026, Apa Penyebabnya?

15 October 2026

Pentagon Siapkan Serangan 3 Hari ke Iran! Apa Target Utama Militer AS dan Dampaknya bagi Dunia?

10 October 2026

Siapa Navi Pillay? Sosok Penerima Nobel Perdamaian 2026 dengan Kiprah Besar dalam Perjuangan HAM

10 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Bukan Cuma Masalah Indonesia! Asap Karhutla Jadi Persoalan Bersama ASEAN, Ini Faktanya

15 October 2026

Kasus Heat Stroke di Surabaya Meledak! Naik 3 Kali Lipat pada 2026, Apa Penyebabnya?

15 October 2026

Pentagon Siapkan Serangan 3 Hari ke Iran! Apa Target Utama Militer AS dan Dampaknya bagi Dunia?

10 October 2026

Siapa Navi Pillay? Sosok Penerima Nobel Perdamaian 2026 dengan Kiprah Besar dalam Perjuangan HAM

10 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist