• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Monday, 14 September 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Skor MCP KPK Tembus 92 Persen, Apa yang Bikin Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan APBD?

Dilla by Dilla
14 September 2026
in Tanpa Kategori
0

Jakarta (Lensagram) – Pemkot Bekasi meraih skor 92 persen dalam evaluasi Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK. Nilai ini jadi kabar baik bagi Kota Bekasi.

Skor itu juga jadi tanda baik dalam upaya cegah korupsi. Selain itu, nilai ini menunjukkan tata kelola pemda yang makin baik.

Namun, Pemkot Bekasi tetap perlu waspada. Pemkot harus terus cek dan awasi tiap rupiah dalam APBD.

Sebab, APBD punya peran besar bagi warga. Dana ini masuk ke banyak program dan layanan publik.

Skor MCP KPK Bekasi Capai 92 Persen

MCP KPK jadi alat untuk nilai upaya cegah korupsi di pemda. KPK memakai MCP untuk cek tata kelola di tiap daerah.

Ada banyak area yang masuk dalam cek MCP. Salah satunya ialah rencana dan tata kelola APBD.

Selain itu, KPK juga cek proses belanja barang dan jasa. Proses izin usaha pun masuk dalam area yang dinilai.

KPK juga melihat kerja inspektorat. Manajemen ASN, pajak daerah, aset, dan BUMD ikut masuk dalam penilaian.

Karena itu, skor MCP tidak hanya soal satu bidang. Nilai ini juga memberi gambaran soal kerja pemda dalam cegah korupsi.

Pada 2024, Kota Bekasi meraih skor MCP 90,23. Saat itu, Pemkot masih perlu benahi sejumlah area.

Area itu antara lain pajak dan penerimaan daerah. Pemkot juga perlu benahi rencana anggaran dan proses belanja.

Kini, skor 92 persen memberi sinyal positif. Meski begitu, Pemkot tetap perlu menjaga hasil ini.

Mengapa Pengawasan APBD Tetap Ketat?

Skor tinggi bukan berarti risiko korupsi hilang. Karena itu, Pemkot harus tetap punya kontrol kuat.

Pemkot juga perlu cek tiap tahap anggaran. Mulai dari rencana, belanja, sampai hasil program.

Apalagi, APBD punya nilai yang besar. Dana itu juga masuk ke banyak sektor.

Karena itu, tiap dinas perlu patuh pada aturan. Pemkot juga perlu cek hasil tiap program secara rutin.

Dengan cara ini, Pemkot bisa cegah salah guna dana sejak awal. Warga pun bisa ikut awasi arah belanja daerah.

Selain itu, kontrol publik dapat bantu jaga APBD. Warga bisa ikut beri masukan jika ada hal yang perlu benahi.

Perubahan KUA-PPAS Jadi Perhatian

Pengawasan APBD juga penting karena Pemkot Bekasi terus susun arah anggaran.

Pada 10 September 2026, Pemkot Bekasi dan DPRD Kota Bekasi sepakat soal Perubahan KUA-PPAS 2026. Keduanya juga sepakat soal KUA-PPAS 2027.

Kesepakatan ini punya peran penting dalam proses APBD. Sebab, KUA-PPAS jadi salah satu dasar untuk susun anggaran daerah.

Karena itu, Pemkot harus cek tiap rencana dengan baik. Setiap dana juga harus masuk ke program yang punya manfaat bagi warga.

Dengan begitu, perubahan anggaran tidak hanya soal angka. Tiap rupiah harus punya tujuan dan hasil yang jelas.

Transparansi Anggaran Jadi Kunci

Selain kontrol, Pemkot Bekasi perlu jaga akses info soal APBD. Warga perlu tahu dari mana uang daerah datang.

Warga juga perlu tahu ke mana dana itu pergi. Karena itu, akses data anggaran punya peran penting.

Pemkot Bekasi memuat data APBD pada kanal resmi. Warga bisa cek data pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Warga juga bisa cek data soal perubahan APBD. Dengan info ini, publik dapat ikut awasi uang daerah.

Selain itu, akses data dapat bantu warga beri kritik. Jika ada hal yang janggal, warga punya dasar untuk bertanya.

Karena itu, transparansi dan kontrol harus jalan bersama. Dua hal ini dapat bantu pemda jaga uang daerah.

Skor Tinggi Bukan Alasan untuk Lengah

Skor MCP 92 persen tentu jadi modal baik bagi Pemkot Bekasi. Namun, angka ini bukan akhir dari upaya cegah korupsi.

Pemkot harus jaga hasil yang sudah ada. Pada saat yang sama, Pemkot juga perlu benahi area yang masih lemah.

Sebab, tujuan utama bukan hanya soal skor. Tujuan utamanya ialah menjaga uang daerah dan memberi layanan yang baik.

Karena itu, Pemkot Bekasi perlu terus perkuat kontrol APBD. Tiap dinas juga harus jaga proses kerja agar tetap sesuai aturan.

Pada akhirnya, skor MCP KPK 92 persen menjadi sinyal positif bagi Pemkot Bekasi. Namun, capaian ini juga membawa tugas baru.

Pemkot harus terus jaga hasil itu. Selain itu, Pemkot perlu membuat kontrol APBD makin kuat agar uang daerah tetap aman dan tepat guna.

Baca Juga : Harta Warga Bisa Di sita Sembarangan? DPR Buka Suara soal RUU Perampasan Aset

Loading

Tags: APBDMCPKPKPemkotBekasiPencegahanKorupsi
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Tanpa Kategori

Obligasi DKI Jadi Sorotan! Kemenkeu dan Pemprov DKI Diminta Duduk Bersama, Ada Apa?

9 September 2026
Tanpa Kategori

Permintaan Listrik Naik, Perform Pembangkit Malah Turun! Apa yang Terjadi di Tengah Krisis Iklim?

8 September 2026
Tanpa Kategori

Aplikasi SIAPKerja Kemnaker Bikin Akses Layanan Ketenagakerjaan Makin Mudah, Ada Apa Saja?

4 September 2026
Tanpa Kategori

AI Tak Lagi Cuma Menjawab! Anthropic Siapkan Standar agar AI Bisa Kendalikan Perangkat

1 September 2026
Tanpa Kategori

Menkes Buka Bocoran! Warga RI Bakal Punya ‘M-Banking’ untuk Riwayat Kesehatan

1 September 2026
Demo 27 Agustus Makin Disorot! 4 Kelompok Akan Gelar Aksi di Gedung DPR, Ini Isu yang Mereka Bawa
Tanpa Kategori

Demo 27 Agustus Makin Disorot! 4 Kelompok Akan Gelar Aksi di Gedung DPR, Ini Isu yang Mereka Bawa

27 August 2026

Berita Terbaru

Skor MCP KPK Tembus 92 Persen, Apa yang Bikin Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan APBD?

14 September 2026

Harta Warga Bisa Disita Sembarangan? DPR Buka Suara soal RUU Perampasan Aset

9 September 2026

Obligasi DKI Jadi Sorotan! Kemenkeu dan Pemprov DKI Diminta Duduk Bersama, Ada Apa?

9 September 2026

Yusril Bongkar Perubahan Besar Hukum Pidana: Orientasi Pemidanaan Bakal Berubah Total?

8 September 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Skor MCP KPK Tembus 92 Persen, Apa yang Bikin Pemkot Bekasi Perketat Pengawasan APBD?

14 September 2026

Harta Warga Bisa Disita Sembarangan? DPR Buka Suara soal RUU Perampasan Aset

9 September 2026

Obligasi DKI Jadi Sorotan! Kemenkeu dan Pemprov DKI Diminta Duduk Bersama, Ada Apa?

9 September 2026

Yusril Bongkar Perubahan Besar Hukum Pidana: Orientasi Pemidanaan Bakal Berubah Total?

8 September 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist