• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Saturday, 5 September 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Lagirame

Syarat CASN Perbolehkan Pakai Materai Tempel, Kantor Pos Mendadak Ramai Hingga Ludes 3000 Lembar

Syiam Mulakmal by Syiam Mulakmal
11 September 2024
in Lagirame
0
Kantor Pos Mendadak Ramai

Sejak pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 dibuka, Kantor Pos Solo mencatat lonjakan besar dalam penjualan e-meterai Kantor Pos Mendadak Ramai. Dalam 15 hari, mereka berhasil menjual 1.437 e-meterai.

Nur Komardi, Deputi Eksekutif General Manager Pos Indonesia Solo Raya, menjelaskan bahwa pelonjakan jumlah pengunjung Kantor Pos di sebabkan oleh pendaftaran CPNS yang mewajibkan pelamar menggunakan e-meterai.

“Memang pada saat CPNS ini kita sangat kerja ekstra, tapi nggak masalah karena kita pelayanan publik. Kemarin ada kebijakan pelamar CPNS harus memakai e-meterai, sehingga terjadi lonjakan besar,” kata Nur di Kantor Pos Solo, Sabtu (7/9/2024).

Pendaftaran CPNS di buka mulai 20 Agustus hingga 6 September 2024, dan Kantor Pos Solo mulai mengalami pelonjakan pembeli e-meterai sejak 22 Agustus.

Baca Juga : RESMI Maroon 5 Bakal Konser di Jakarta Pada 1 Februari 2025, Segini Harga Tiketnya

“Biasanya (penjualan) hanya 10-30, ini mengalami peningkatan di atas rata-rata hingga 100 persen. Pada awal Bulan September sudah mulai meningkat,” ungkapnya.

“Tanggal 2 pembeliannya 169, tanggal 3 560, tanggal 5 256. Total pembelian e-meterai 1.437,” sambungnya, di lansir dari detikcom.

Kini, setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperpanjang pendaftaran CPNS hingga 10 September 2024 dan memperbolehkan pelamar menggunakan meterai tempel, penjualan meterai tempel juga mengalami pelonjakan.

“Kenaikannya untuk penjualan meterai tempel sekitar 18 persen di bandingkan Agustus,” terangnya.

Nur pun mengimbau masyarakat untuk membeli e-meterai melalui aplikasi Pospay agar mereka tidak perlu berbondong-bondong dan mengantre panjang di Kantor Pos. Sementara itu, pelamar yang ingin menggunakan meterai tempel dapat membelinya di Kantor Pos atau di warung meterai.

Baca Juga : Dua Oknum Polisi di Sumbar Merampok Mobil Pengangkut Uang ATM Senilai RP 5,1 Miliar Akibat Terlilit Hutang

“Setiap meterai yang dibeli di Kantor Pos, di agen pos, di warung meterai di jamin keasliannya. Dan setiap meterai yang di beli, pada hari itu juga uang hasil pembelian dikirimkan ke kas negara,” jelasnya.

Sementara itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) membagikan informasi mengenai formasi CPNS yang masih kosong di Pemkab Klaten. Mereka mencatat bahwa satu formasi masih belum memiliki pendaftar.

“Untuk formasi disabilitas pranata komputer D3 Sistem Informasi masih kosong, belum (ada pelamar) yang submit,” kata Kepala BKPSM Agus Setyawan Prasetyoko, kemarin.

Ia memaparkan bahwa 340 peserta telah mendaftar di Pemkab Klaten. Dari jumlah tersebut, 267 akun peserta sudah terverifikasi.

“Untuk yang submit 340, yang buat akun sekitar 704, yang terverifikasi 267. Karena waktu pendaftaran di undur sampai dengan tanggal 10 September, pendaftar di mungkinkan bertambah,” paparnya.

Pendaftaran CPNS, yang awalnya di buka dari 20 Agustus hingga 6 September, kini di perpanjang hingga 10 September. Dengan perpanjangan ini, masyarakat Kabupaten Klaten masih memiliki kesempatan untuk mendaftar sebagai CPNS.

Baca Juga : Pria di China Mengeluh Napas Mulutnya Bau Busuk, Ternyata ada Kecoa Mati di Tenggorokannya

Perpanjangan ini dilakukan karena terjadi kendala teknis pada sistem e-meterai Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri). Akibatnya, banyak pelamar yang belum membeli dan membubuhkan meterai untuk menyelesaikan pendaftaran.

Agus menjelaskan bahwa, sesuai dengan Surat Kepala BKN 5919/B-SI.02.03/SD/E/2024, mulai pukul 20.00 WIB malam nanti, pelamar CPNS dapat menggunakan meterai tempel atau e-meterai.

“Sudah ada solusi terkait kendala e-meterai kemarin. Sudah ada arahan dari BKN (Badan Kepegawaian Negeri),” jelasnya.

Loading

Tags: ASNcpnse-matareikantor poslagirameLensagrammateraiPNS
Syiam Mulakmal

Syiam Mulakmal

Artikel Sejenis

Lagirame

Kasus Berat HAM Belum Tuntas, Komnas HAM Hadapi Bujet Cekak: Apa Solusinya?

4 September 2026
Lagirame

RUU Ketenagakerjaan Jadi Sorotan! Menaker Ungkap Harapan Besar untuk Pekerja dan Pengusaha

3 September 2026
Lagirame

Hutan Terbakar, Satwa Endemik Terancam! DPR Ungkap Bahaya Besar di Balik Karhutla

3 September 2026
Lagirame

Waktu Mepet, Revisi UU Pemilu Terancam Jadi Sorotan! Sengketa hingga Politik Uang Mengintai

2 September 2026
Lagirame

Sektor Digital Tak Goyah Meski Anggaran Dipangkas, Apa Strategi Menkomdigi?

2 September 2026
Lagirame

RUU Perampasan Aset Bikin DPR Wanti-Wanti, Jangan Sampai Jadi Senjata Kriminalisasi Lawan Politik!

31 August 2026

Berita Terbaru

Kasus Berat HAM Belum Tuntas, Komnas HAM Hadapi Bujet Cekak: Apa Solusinya?

4 September 2026

Aplikasi SIAPKerja Kemnaker Bikin Akses Layanan Ketenagakerjaan Makin Mudah, Ada Apa Saja?

4 September 2026

RUU Ketenagakerjaan Jadi Sorotan! Menaker Ungkap Harapan Besar untuk Pekerja dan Pengusaha

3 September 2026

Hutan Terbakar, Satwa Endemik Terancam! DPR Ungkap Bahaya Besar di Balik Karhutla

3 September 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Kasus Berat HAM Belum Tuntas, Komnas HAM Hadapi Bujet Cekak: Apa Solusinya?

4 September 2026

Aplikasi SIAPKerja Kemnaker Bikin Akses Layanan Ketenagakerjaan Makin Mudah, Ada Apa Saja?

4 September 2026

RUU Ketenagakerjaan Jadi Sorotan! Menaker Ungkap Harapan Besar untuk Pekerja dan Pengusaha

3 September 2026

Hutan Terbakar, Satwa Endemik Terancam! DPR Ungkap Bahaya Besar di Balik Karhutla

3 September 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist