• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Friday, 23 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Lagirame

BMKG: Musim Kemarau 2025 Diprediksi Lebih Pendek, Puncaknya di Bulan Agustus

Dilla by Dilla
14 April 2025
in Lagirame
0
BMKG: Musim Kemarau 2025 Diprediksi Lebih Pendek, Puncaknya di Bulan Agustus

Jakarta (Lensagram) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau tahun 2025 akan berlangsung lebih singkat dari biasanya.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan bahwa kemarau sudah mulai terjadi secara bertahap sejak April 2025.

“Sebanyak 115 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau pada bulan April ini.

Baca Juga : Cuaca Ekstrem Mengancam, BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Berbagai Wilayah

Jumlahnya akan terus bertambah di bulan Mei dan Juni,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Sabtu (12/4/2025).

Wilayah yang terdampak meliputi sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Papua.

Menurut analisis BMKG, musim kemarau tahun ini cenderung lebih pendek karena tidak adanya gangguan besar dari fenomena global seperti El Nino atau Indian Ocean Dipole (IOD), yang saat ini berada dalam fase netral.

Meski begitu, suhu laut yang lebih hangat di sekitar Indonesia diperkirakan akan mempengaruhi cuaca hingga September 2025.

Puncak Kemarau Terjadi di Bulan Agustus

BMKG menyebut puncak musim kemarau akan berlangsung antara Juni hingga Agustus, dengan wilayah seperti Jawa bagian tengah dan timur, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, dan Maluku diprediksi mengalami kondisi kering paling parah pada bulan Agustus.

Sifat Musim Kemarau Bervariasi

Diperkirakan sekitar 60 persen wilayah Indonesia akan mengalami kemarau normal.

Sementara itu, 26 persen wilayah akan mengalami kemarau lebih basah, dan 14 persen lainnya akan lebih kering dari biasanya.

Uniknya, di beberapa wilayah seperti sebagian Sumatera dan Kalimantan, musim kemarau justru akan berlangsung lebih lama.

Baca Juga : iPhone 16 Series Resmi di Indonesia April, Ini Prediksi Harga dan Varian Warna

BMKG mengimbau petani untuk menyesuaikan waktu tanam berdasarkan awal musim kemarau di masing-masing daerah.

Wilayah yang mengalami kemarau lebih basah dapat memanfaatkan kondisi ini untuk memperluas lahan tanam dan meningkatkan hasil panen, tentu dengan tetap waspada terhadap serangan hama.

Loading

Tags: #BMKG#CuacaHariIni#IklimIndonesia#KemarauPendek#Kemaraw#Musim#musimKemarau#MusimKemarau2025#PrediksiCuaca#WaspadaKemaraulagirameviral
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Dokumenter

Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

23 October 2026
Lagirame

Kasus Rumah Dinas TNI Disewakan untuk Judol, Letkol Arman Jadi Tersangka

23 October 2026
Lagirame

Dilema Moral vs Nominal: Mengapa Influencer Tergiur Promosi Judi Online?

22 October 2026
Lagirame

Muncul di Bundaran HI, Spanduk Kuning Greenpeace Ternyata Bawa Pesan Ini!

21 October 2026
Lagirame

579 Hotspot Terdeteksi di Sumsel! Wilayah Ini Jadi Penyumbang Terbanyak

21 October 2026
Lagirame

Terungkap! Lahan Bekas Karhutla di Sumbar Malah Jadi Kebun Sawit, Ada Apa di Baliknya?

19 October 2026

Berita Terbaru

Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

23 October 2026

Situasi Memanas! Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Transit di Bandara Arab Saudi

23 October 2026

Siklon Champi Jadi Sorotan, Benarkah Bisa Bikin Asap Karhutla Menghilang?

23 October 2026

Pramono Siapkan Transum Gratis untuk Pencari Kerja, Ternyata Ada Syaratnya!

23 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

23 October 2026

Situasi Memanas! Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Transit di Bandara Arab Saudi

23 October 2026

Siklon Champi Jadi Sorotan, Benarkah Bisa Bikin Asap Karhutla Menghilang?

23 October 2026

Pramono Siapkan Transum Gratis untuk Pencari Kerja, Ternyata Ada Syaratnya!

23 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist