• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Wednesday, 21 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Suara Mereka

Mendadak Muntah hingga Diare! Sejumlah Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG

Dilla by Dilla
21 October 2026
in Suara Mereka
0

Jakarta (Lensagram) – Sejumlah siswa Cirebon diduga keracunan MBG setelah mengalami mual, muntah, sakit perut, hingga diare pada Selasa (20/10/2026). Para siswa berasal dari tiga sekolah di Kota Cirebon, Jawa Barat. Kondisi ini membuat sejumlah orang tua segera membawa anak mereka ke rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Selain siswa, sejumlah anak yang mengikuti kegiatan posyandu juga mengalami keluhan serupa setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kronologi Siswa Cirebon Diduga Keracunan MBG

Keluhan mulai muncul pada Selasa sore. Beberapa orang tua mengaku menerima kabar bahwa anak mereka mengalami muntah dan gangguan buang air besar setelah pulang sekolah.

Salah satu orang tua siswa, Agus Bakhtiar, mengaku menerima kabar tentang kondisi anaknya sekitar pukul 15.45 WIB. Ia kemudian mencari tahu menu MBG yang anaknya santap di sekolah.

Menurut penuturan anaknya, menu MBG itu mencakup telur puyuh. Agus juga menyebut telur itu terasa asam.

Sementara itu, orang tua siswa lain, Doni Armando, mengatakan anaknya mengalami muntah dan gangguan buang air besar sekitar pukul 15.00 WIB. Ia juga mendapat kabar bahwa sejumlah siswa lain mengalami keluhan serupa.

Melihat kondisi anak mereka, para orang tua segera mencari bantuan medis. Sejumlah keluarga pun membawa anak-anak mereka ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

Sekitar 100 Orang Mengalami Gejala Dugaan Keracunan MBG

Pemerintah Kota Cirebon menyebut jumlah orang yang mengalami keluhan kesehatan dalam kasus ini mencapai sekitar 100 orang. Mereka mencakup siswa taman kanak-kanak (TK), siswa sekolah dasar (SD), serta anak-anak yang mengikuti kegiatan posyandu.

Para korban berasal dari sejumlah sekolah di Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti. Di antaranya, SDN Kalijaga Permai, SDN Taman Kalijaga Permai, dan TK Teratai.

Selain itu, sejumlah korban mendapat perawatan di empat rumah sakit di Kota Cirebon. Pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan para korban mendapat penanganan medis.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan keselamatan dan pemulihan para korban. Ia juga berharap seluruh korban segera pulih.

Operasional Dapur MBG di Cirebon Dihentikan Sementara

Di tengah penanganan para korban, pihak terkait menangguhkan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok menu MBG ke sejumlah sekolah di wilayah Kalijaga.

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Cirebon, Yulian Septa Pratama, menjelaskan bahwa pihaknya mengambil langkah ini setelah menerima laporan dugaan keracunan.

Selain itu, petugas mengambil sampel makanan untuk pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan ini bertujuan membantu mengungkap penyebab munculnya gejala pada para siswa dan penerima manfaat lainnya.

Meski sejumlah orang tua menyoroti telur puyuh dalam menu MBG, petugas belum memastikan sumber masalah. Karena itu, masyarakat perlu menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebelum menarik kesimpulan.

Penyebab Siswa Cirebon Diduga Keracunan MBG Masih Diselidiki

Hingga Selasa malam, petugas masih mendata jumlah korban dan memantau kondisi mereka. Sementara itu, hasil pemeriksaan sampel makanan diharapkan dapat memberi petunjuk tentang penyebab kejadian ini.

Kasus siswa Cirebon diduga keracunan MBG menjadi perhatian publik karena program ini bertujuan membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak. Oleh sebab itu, keamanan bahan pangan, kebersihan dapur, serta proses pengolahan dan penyimpanan makanan perlu mendapat perhatian serius.

Di sisi lain, orang tua perlu segera membawa anak ke fasilitas kesehatan jika mereka mengalami muntah berulang, diare berat, nyeri perut hebat, atau tanda dehidrasi setelah makan.

Masyarakat juga perlu mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan petugas kesehatan. Dengan begitu, publik dapat mengetahui perkembangan kasus berdasarkan hasil pemeriksaan yang jelas.

Baca Juga: Kok Bisa Terus Terjadi? Kecelakaan Berulang di Separator Koridor 9

Loading

Tags: BeritaCirebonKeracunanMBGKesehatanAnakMakanBergiziGratis
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Dokumenter

Bukan Cuma Masalah Indonesia! Asap Karhutla Jadi Persoalan Bersama ASEAN, Ini Faktanya

15 October 2026
Lagirame

Kasus Berat HAM Belum Tuntas, Komnas HAM Hadapi Bujet Cekak: Apa Solusinya?

4 September 2026
Lagirame

Hutan Terbakar, Satwa Endemik Terancam! DPR Ungkap Bahaya Besar di Balik Karhutla

3 September 2026
Lagirame

Waktu Mepet, Revisi UU Pemilu Terancam Jadi Sorotan! Sengketa hingga Politik Uang Mengintai

2 September 2026
Lagirame

Sektor Digital Tak Goyah Meski Anggaran Dipangkas, Apa Strategi Menkomdigi?

2 September 2026
gambar anggota dengan semangat perjuangan
Suara Mereka

Ontel Batavia: Lestarikan Budaya dan Semangat Perjuangan

11 August 2026

Berita Terbaru

Mendadak Muntah hingga Diare! Sejumlah Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG

21 October 2026

Kok Bisa Terus Terjadi? Kecelakaan Berulang di Separator Koridor 9

20 October 2026

Bukan Satu, Malaysia Bakal Kerahkan 3 Pesawat untuk Tangani Karhutla

20 October 2026

Polres Tangerang Siaga! Pelajar yang Hendak ke Jakarta Jadi Perhatian

20 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Mendadak Muntah hingga Diare! Sejumlah Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG

21 October 2026

Kok Bisa Terus Terjadi? Kecelakaan Berulang di Separator Koridor 9

20 October 2026

Bukan Satu, Malaysia Bakal Kerahkan 3 Pesawat untuk Tangani Karhutla

20 October 2026

Polres Tangerang Siaga! Pelajar yang Hendak ke Jakarta Jadi Perhatian

20 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist