• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Thursday, 29 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Suara Mereka

Demo Mahasiswa Diwarnai Simbol Salib Merah, Pesan Ini Jadi Sorotan!

Dilla by Dilla
29 October 2026
in Suara Mereka
0

Jakarta (Lensagram) – Demo mahasiswa Bundaran HI pada Rabu (28/10/2026) menarik perhatian publik. Dalam aksi “Indonesia Sadar”, mahasiswa membawa replika Salib Merah sebagai simbol penolakan terhadap perusakan hutan Papua dan ancaman bagi masyarakat adat.

Aksi ini berlangsung saat peringatan Hari Sumpah Pemuda. Mahasiswa dari sejumlah kampus turun ke jalan untuk menyampaikan tuntutan kepada pemerintah. Selain isu lingkungan, mereka juga menyoroti biaya pendidikan, hukum, ekonomi, dan kebebasan sipil.

Demo Mahasiswa Bundaran HI Bawa Replika Salib Merah

Salah satu momen yang menarik perhatian muncul saat perwakilan mahasiswa bernama Toga Irang maju ke barisan depan sambil memikul replika Salib Merah.

Melalui simbol itu, mahasiswa menyuarakan penolakan terhadap perusakan hutan demi kepentingan korporasi. Mereka juga mengingatkan pemerintah agar melindungi alam dan hak masyarakat adat.

Di sisi lain, mahasiswa membentangkan poster berukuran 3 x 6 meter di depan barikade polisi. Poster itu memuat pesan, “Hutan bukan milik oligarki, alam harus dilindungi, perusak harus diadili.”

Pesan ini menegaskan bahwa hutan bukan hanya sumber uang. Selain itu, hutan menjadi bagian penting dari hidup masyarakat adat dan kelestarian alam.

Mahasiswa Tolak Proyek yang Ancam Hutan Papua

Dalam aksi “Indonesia Sadar”, mahasiswa mendesak pemerintah menghentikan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Papua yang mereka nilai mengancam ruang hidup masyarakat adat.

Mereka menilai perlindungan hutan perlu berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hak warga setempat. Karena itu, pemerintah perlu meninjau kebijakan yang berpotensi merusak lingkungan.

Mahasiswa dari sejumlah kampus turut mengikuti aksi ini. Di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Padjadjaran (Unpad), dan Universitas Diponegoro (Undip).

Namun, barikade polisi di depan Gedung Bank UOB menghalangi massa untuk mencapai area utama Bundaran HI. Meski begitu, mahasiswa tetap melanjutkan aksi dengan mengacungkan salam tiga jari dan meneriakkan kata “Revolusi”.

Lima Tuntutan Mahasiswa dalam Aksi Indonesia Sadar

Selain menyoroti kerusakan hutan, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah. Tuntutan ini mencakup persoalan lingkungan, ekonomi, pendidikan, hukum, hingga hak asasi manusia.

Berikut lima tuntutan yang mereka suarakan:

  1. Penanganan karhutla: Mahasiswa mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional, mengadili korporasi yang bertanggung jawab, serta memperbaiki tata kelola lahan.

  2. Anggaran untuk rakyat: Mereka meminta pemerintah memprioritaskan APBN untuk kepentingan rakyat dan menghentikan pemborosan anggaran yang dinilai berorientasi politik.

  3. Pendidikan dan lapangan kerja: Mahasiswa menuntut biaya pendidikan yang lebih rendah, akses layanan dasar yang merata, dan lapangan kerja yang layak.

  4. Penegakan hukum: Mereka mendesak pemerintah menghentikan penyalahgunaan hukum serta memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

  5. Kebebasan sipil: Mahasiswa meminta pemerintah memulihkan kebebasan berpendapat, mengadili pelanggar hak asasi manusia (HAM), dan menghentikan militerisasi di ruang sipil.

Simbol Salib Merah Soroti Nasib Masyarakat Adat

Replika Salib Merah kembali menarik perhatian pada isu kerusakan hutan Papua. Karena itu, aksi ini turut menyoroti nasib masyarakat adat. Mahasiswa ingin menunjukkan bahwa persoalan lingkungan juga berkaitan dengan hak masyarakat adat atas tanah dan sumber penghidupan mereka.

Melalui aksi ini, mahasiswa menyampaikan pesan agar pemerintah tidak mengabaikan dampak pembangunan terhadap alam dan warga setempat.

Melalui demo mahasiswa Bundaran HI, generasi muda menyampaikan kritik kepada pemerintah. Mereka berharap pemerintah menjaga alam, menegakkan keadilan, dan mengutamakan kepentingan rakyat.

Baca Juga: Indonesia-Singapura Akhirnya Bahas Karhutla! Ada Kesepakatan Apa?

Loading

Tags: DemoMahasiswaHutanPapuaIndonesiaSadarSalibMerahSumpahPemuda2026
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Suara Mereka

Demo Sumpah Pemuda Usung Seruan “Tepati atau Pergi”, Apa Tuntutan Mereka?

28 October 2026
Suara Mereka

Bukan Sekadar Lari! Pelari JRF 2026 Bawa Pesan Penting soal Karhutla

26 October 2026
Lagirame

Muncul di Bundaran HI, Spanduk Kuning Greenpeace Ternyata Bawa Pesan Ini!

21 October 2026
Suara Mereka

Mendadak Muntah hingga Diare! Sejumlah Siswa di Cirebon Diduga Keracunan MBG

21 October 2026
Dokumenter

Bukan Cuma Masalah Indonesia! Asap Karhutla Jadi Persoalan Bersama ASEAN, Ini Faktanya

15 October 2026
Lagirame

Kasus Berat HAM Belum Tuntas, Komnas HAM Hadapi Bujet Cekak: Apa Solusinya?

4 September 2026

Berita Terbaru

8 Bos Sawit RI Temui Menteri Singapura, Siapa Saja Nama Besarnya?

29 October 2026

Demo Mahasiswa Diwarnai Simbol Salib Merah, Pesan Ini Jadi Sorotan!

29 October 2026

Indonesia-Singapura Akhirnya Bahas Karhutla! Ada Kesepakatan Apa?

28 October 2026

Bikin Penumpang Waswas! Insiden Percikan Api di KRL Jakarta-Bogor Diungkap KAI

28 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

8 Bos Sawit RI Temui Menteri Singapura, Siapa Saja Nama Besarnya?

29 October 2026

Demo Mahasiswa Diwarnai Simbol Salib Merah, Pesan Ini Jadi Sorotan!

29 October 2026

Indonesia-Singapura Akhirnya Bahas Karhutla! Ada Kesepakatan Apa?

28 October 2026

Bikin Penumpang Waswas! Insiden Percikan Api di KRL Jakarta-Bogor Diungkap KAI

28 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist