• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Tuesday, 21 July 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Tarif Listrik Terbaru Berlaku 12–18 Januari 2026, Token Rp 50.000 Masih Worth It?

Dilla by Dilla
12 January 2026
in Tanpa Kategori
0
Tarif Listrik Terbaru Berlaku 12–18 Januari 2026, Token Rp 50.000 Masih Worth It?

Jakarta (Lensagram)  —  Pemerintah kembali memberlakukan tarif listrik terbaru untuk periode 12–18 Januari 2026. Kebijakan ini langsung menjadi perhatian masyarakat, terutama pengguna listrik prabayar yang rutin membeli token. Pertanyaannya, apakah beli token Rp 50.000 masih worth it di tengah tarif yang berlaku saat ini?

Tarif Listrik Berlaku Minggu Kedua Januari 2026

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, tarif listrik periode 12–18 Januari 2026 masih mengacu pada golongan pelanggan masing-masing. Artinya, jumlah kWh yang diterima dari pembelian token listrik tidak sama untuk setiap rumah tangga.

Sebagai contoh, pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi akan mendapatkan jumlah kWh yang berbeda dibandingkan pelanggan non-subsidi seperti 1.300 VA atau 2.200 VA. Oleh karena itu, nominal token yang sama bisa menghasilkan jumlah daya yang tidak sama.

Beli Token Rp 50.000, Dapat Berapa kWh?

Pada dasarnya, jumlah kWh yang diterima dari token Rp 50.000 ditentukan oleh tarif per kWh, ditambah pemotongan pajak dan biaya administrasi. Semakin tinggi golongan daya, maka semakin kecil kWh yang didapat.

Meski demikian, token Rp 50.000 masih dianggap worth it bagi sebagian pelanggan, terutama untuk kebutuhan listrik harian seperti penerangan, televisi, dan pengisian daya perangkat elektronik ringan.

Namun, bagi rumah tangga dengan konsumsi listrik tinggi, token Rp 100.000 dinilai lebih efisien karena dapat mengurangi frekuensi pembelian dan risiko kehabisan listrik mendadak.

Cara Menghitung Token Listrik agar Lebih Hemat

Agar lebih hemat, pengguna disarankan untuk:

  • Mengetahui golongan daya listrik di rumah

  • Mengecek tarif per kWh yang berlaku

  • Memperkirakan kebutuhan listrik harian

  • Membeli token dengan nominal yang sesuai kebutuhan

Dengan cara ini, masyarakat bisa lebih bijak dalam menentukan apakah token Rp 50.000 masih cukup atau perlu menaikkan nominal pembelian.

Kesimpulan: Masih Worth It, tapi Sesuai Kebutuhan

Secara umum, token listrik Rp 50.000 masih layak dibeli pada periode 12–18 Januari 2026, terutama bagi pelanggan dengan konsumsi rendah hingga sedang. Namun, untuk penggunaan yang lebih besar, token Rp 100.000 bisa menjadi pilihan yang lebih praktis dan efisien.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi tarif listrik terbaru agar dapat mengatur pengeluaran listrik dengan lebih baik.

Baca Juga : Warganet Heboh! MBG Disebut Dikemas Plastik, Ini Penjelasan SPPG

Loading

Tags: InfoListrikPLNTarifListrik2026TarifListrikTerbaru
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Disiplin Fiskal Makin Ketat? Aturan Baru Dana SAL Bikin Pengawasan DPR Lebih Transparan, Ini Faktanya
Tanpa Kategori

Disiplin Fiskal Makin Ketat? Aturan Baru Dana SAL Bikin Pengawasan DPR Lebih Transparan, Ini Faktanya

20 July 2026
Terobosan Besar! Kemnaker Libatkan AI untuk Susun Pelatihan Kerja yang Lebih Tepat Sasaran
Tanpa Kategori

Terobosan Besar! Kemnaker Libatkan AI untuk Susun Pelatihan Kerja yang Lebih Tepat Sasaran

20 July 2026
Ada Kabar Baik! Lulusan Sekolah Rakyat Bakal Punya Kesempatan Kuliah atau Langsung Kerja, Begini Penjelasannya
Tanpa Kategori

Ada Kabar Baik! Lulusan Sekolah Rakyat Bakal Punya Kesempatan Kuliah atau Langsung Kerja, Begini Penjelasannya

17 July 2026
Deadline 1 Bulan dari Prabowo, Tata Kelola MBG Masuk Masa Kritis! Ini yang Akan Dievaluasi
Tanpa Kategori

Deadline 1 Bulan dari Prabowo, Tata Kelola MBG Masuk Masa Kritis! Ini yang Akan Dievaluasi

17 July 2026
Terungkap! RI dan India Siapkan Strategi Besar Tingkatkan Kompetensi SDM di Era Digital, Ada Apa?
Tanpa Kategori

Terungkap! RI dan India Siapkan Strategi Besar Tingkatkan Kompetensi SDM di Era Digital, Ada Apa?

16 July 2026
Mengejutkan! Kasus Kanker di Indonesia Tembus 400.000 per Tahun, RI-China Bergerak Siapkan Langkah Besar
Tanpa Kategori

Mengejutkan! Kasus Kanker di Indonesia Tembus 400.000 per Tahun, RI-China Bergerak Siapkan Langkah Besar

16 July 2026

Berita Terbaru

Disiplin Fiskal Makin Ketat? Aturan Baru Dana SAL Bikin Pengawasan DPR Lebih Transparan, Ini Faktanya

Disiplin Fiskal Makin Ketat? Aturan Baru Dana SAL Bikin Pengawasan DPR Lebih Transparan, Ini Faktanya

20 July 2026
Terobosan Besar! Kemnaker Libatkan AI untuk Susun Pelatihan Kerja yang Lebih Tepat Sasaran

Terobosan Besar! Kemnaker Libatkan AI untuk Susun Pelatihan Kerja yang Lebih Tepat Sasaran

20 July 2026
Ada Kabar Baik! Lulusan Sekolah Rakyat Bakal Punya Kesempatan Kuliah atau Langsung Kerja, Begini Penjelasannya

Ada Kabar Baik! Lulusan Sekolah Rakyat Bakal Punya Kesempatan Kuliah atau Langsung Kerja, Begini Penjelasannya

17 July 2026
Deadline 1 Bulan dari Prabowo, Tata Kelola MBG Masuk Masa Kritis! Ini yang Akan Dievaluasi

Deadline 1 Bulan dari Prabowo, Tata Kelola MBG Masuk Masa Kritis! Ini yang Akan Dievaluasi

17 July 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Disiplin Fiskal Makin Ketat? Aturan Baru Dana SAL Bikin Pengawasan DPR Lebih Transparan, Ini Faktanya

Disiplin Fiskal Makin Ketat? Aturan Baru Dana SAL Bikin Pengawasan DPR Lebih Transparan, Ini Faktanya

20 July 2026
Terobosan Besar! Kemnaker Libatkan AI untuk Susun Pelatihan Kerja yang Lebih Tepat Sasaran

Terobosan Besar! Kemnaker Libatkan AI untuk Susun Pelatihan Kerja yang Lebih Tepat Sasaran

20 July 2026
Ada Kabar Baik! Lulusan Sekolah Rakyat Bakal Punya Kesempatan Kuliah atau Langsung Kerja, Begini Penjelasannya

Ada Kabar Baik! Lulusan Sekolah Rakyat Bakal Punya Kesempatan Kuliah atau Langsung Kerja, Begini Penjelasannya

17 July 2026
Deadline 1 Bulan dari Prabowo, Tata Kelola MBG Masuk Masa Kritis! Ini yang Akan Dievaluasi

Deadline 1 Bulan dari Prabowo, Tata Kelola MBG Masuk Masa Kritis! Ini yang Akan Dievaluasi

17 July 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist