Jakarta (Lensagram) — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ingin warga bisa mengurus SIM dan paspor sampai tahap cetak di Mal Pelayanan Publik (MPP). Rencana ini bertujuan membuat layanan publik lebih cepat dan mudah.
Pramono menyampaikan rencana itu saat meninjau MPP di Karet Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Ia melihat langsung proses layanan bagi warga dan pelaku usaha.
Menurut Pramono, MPP harus menjadi pusat layanan yang praktis. Karena itu, warga sebaiknya tidak perlu berpindah tempat hanya untuk menyelesaikan satu urusan administrasi.
Pramono Soroti Proses Cetak SIM
Salah satu hal yang menjadi perhatian Pramono adalah proses cetak SIM di MPP.
Saat ini, warga bisa mengurus SIM di MPP. Namun, proses cetak masih berlangsung di luar lokasi. Akibatnya, warga perlu menunggu sekitar 3 sampai 4 hari untuk mendapatkan SIM.
Padahal, proses pengurusan SIM di MPP hanya membutuhkan waktu sekitar 5 sampai 10 menit. Karena itu, Pramono ingin proses cetak juga bisa selesai di tempat yang sama.
Dengan cara ini, warga tidak perlu datang lagi ke lokasi lain. Selain hemat waktu, layanan ini juga bisa membuat proses administrasi terasa lebih ringkas.
Paspor Juga Ingin Dicetak di MPP
Bukan hanya SIM. Pramono juga ingin paspor bisa masuk dalam layanan cetak di MPP.
Ia berharap warga dapat menyelesaikan proses paspor dari awal hingga tahap akhir di satu lokasi. Dengan begitu, konsep pelayanan satu pintu bisa berjalan lebih nyata.
Saat ini, MPP Jakarta sudah menggabungkan layanan dari 19 instansi. Integrasi ini membuat warga dan pelaku usaha dapat mengurus banyak kebutuhan dalam satu tempat.
Karena itu, Pramono meminta jajarannya terus memperluas dan menyempurnakan layanan. Ia ingin warga mendapat proses yang mudah, cepat, dan jelas.
Layanan MPP Terus Diperluas
Pemprov DKI Jakarta juga memperluas akses layanan lewat ratusan titik layanan DPMPTSP di Jakarta. Selain itu, warga bisa memakai kanal digital untuk mengurus sejumlah layanan tanpa datang langsung ke kantor.
Pemprov DKI mencatat ada 316 titik layanan DPMPTSP di berbagai wilayah Jakarta. Warga juga bisa mengakses layanan digital melalui kanal pelayanan Jakarta.
Dengan pilihan ini, warga bisa memilih cara yang paling sesuai. Mereka dapat datang langsung ke MPP atau memakai layanan digital untuk urusan yang bisa selesai secara daring.
Pramono Dorong Layanan dari Hulu sampai Hilir
Pramono ingin pemerintah tidak hanya mempercepat proses awal. Ia juga ingin pemerintah menyelesaikan seluruh rangkaian layanan sampai dokumen siap diterima warga.
Karena itu, ia mendorong penguatan layanan dari hulu sampai hilir. Digitalisasi, layanan jemput bola, dan integrasi antarinstansi menjadi bagian dari upaya ini.
Bagi warga, rencana cetak SIM dan paspor di MPP dapat memangkas waktu tunggu. Selain itu, warga tidak perlu bolak-balik ke tempat lain untuk mengambil dokumen.
Ke depan, MPP diharapkan mampu memberi lebih banyak layanan dalam satu lokasi. Dengan begitu, pelayanan publik di Jakarta bisa menjadi lebih praktis dan mudah bagi masyarakat.
Baca Juga : Usai Bobol Portal Australia, AI OpenAI Bergerak Lagi! Website AS dan PBB Jadi Sasaran Berikutnya
![]()












