• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Monday, 31 August 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Dasi

Pendapatan Seniman Patung di Kota Tua Jakarta di Luar Nalar

Syiam Mulakmal by Syiam Mulakmal
5 January 2024
in Tanpa Dasi, Tanpa Kategori
0
Pendapatan Seniman Patung di Kota Tua Jakarta di Luar Nalar

Yusuf Ansori, seorang seniman patung asal Kota Tua Jakarta, telah menarik perhatian banyak pengunjung dengan kemampuannya menjadi manusia patung seni sejak tahun 2012 dan pendapatan manusia patung Kota Tua. Sebelum memasuki dunia seni ini, Yusuf memiliki latar belakang sebagai tukang las dan serabutan.

Minat Yusuf terhadap profesi ini bermula saat ia melihat para seniman patung dan manusia hantu di Kota Tua. Keindahan karakteristik profesi tersebut memikat hatinya, dan akhirnya Yusuf memutuskan untuk memilih jalur seni sebagai manusia patung.

Yusuf Ansori, sebagai manusia patung, biasanya memulai jam kerjanya dari jam 8 pagi hingga 9 malam pada akhir pekan, sementara pada hari kerja, ia biasanya memulai pukul 1 siang.

Untuk memulai profesi ini, Yusuf mengaku mengeluarkan biaya sekitar 1 juta rupiah untuk kebutuhan makeup dan kostumnya.

“Budget paling minimal semua properti sama makeup, dan baju, 1 juta cukup lah,” ucap Yusuf.

Dalam transformasinya menjadi manusia patung, Yusuf menggunakan pewarna PM Gold yang tidak menimbulkan efek samping. Senjata khasnya adalah RPM Thomson yang ia buat sendiri, menjadi satu-satunya di Kota Tua.

“jadi semua property tembakan RPM kaleng bekas ini saya bikin bunyi. Nah ini bikin sendiri. Saya tadinya tidak memiliki senjata ini hanya menggunakan suara, setelah cape jadi saya berfikir mendingan saya bikin senjata ini,” kata Yusuf.

Baca Juga : 3 Bule Asal Jepang Nekat Mendekati Banaspati di Bali

“makannya saya membuat senjata namanya RPM Thomson, kebetulan bukannya sombong ya, senjata ini Cuma satu doang yang memiliki. Karena buat daya tarik saya dan tidak saya jual belikan,” lanjut Yusuf.

Untuk mendalami karakter, setiap 2 minggu sekali para seniman patung di Kota Tua mengikuti pelatihan yang membahas sejarah.

Setiap seniman patung membuktikan pentingnya identitas mereka melalui kartu identitas. Sebanyak 42 orang telah mendapatkan pengakuan dari dinas pariwisata sebagai manusia patung di Kota Tua.

Meski kadang disesaki duka saat hujan turun ketika ia sedang tampil, kebahagian Yusuf datang ketika banyak pengunjung yang antusias meminta foto.

pendapatan manusia patung Kota Tua

pendapatan manusia patung Kota Tua ketika ramai bisa mencapai 500 ribu hingga 700 ribu per hari. Dia memiliki pendapatan yang cukup untuk menghidupi keluarganya dan dirinya sehari-hari.

“kalo seni patung si tergantung orang-orang yang foto kadang ya 500 kadang 700 gitu, dan alhamdulillah cukup si buat keseharian kak,” kata Yusuf sambal tersenyum.

Yusuf menyampaikan harapannya kepada pemerintah untuk lebih merangkul dan menjaga masyarakat, dengan harapan Indonesia dapat lebih maju di masa depan. Profesi unik seperti ini tidak hanya menciptakan hiburan visual bagi pengunjung, tetapi juga memberikan mata pencaharian yang layak bagi seniman seperti Yusuf Ansori ditengah Kota Tua yang kaya akan sejarah dan budaya.

Baca Juga : Nasib Tukang Gali Yang di Tipu Mandor Hingga Puluhan Juta

Tonton Selengkapnya di Youtube Lensagram :

Loading

Tags: jakartakota tuaLensagrammanusia patungmanusia silverpatungTanpadasiwisata kota tua
Syiam Mulakmal

Syiam Mulakmal

Artikel Sejenis

Lagirame

Kabar Baik UMKM! Biaya Layanan E-Commerce Dipangkas 50%, Kapan Mulai Berlaku?

29 August 2026
Demo 27 Agustus Makin Disorot! 4 Kelompok Akan Gelar Aksi di Gedung DPR, Ini Isu yang Mereka Bawa
Tanpa Kategori

Demo 27 Agustus Makin Disorot! 4 Kelompok Akan Gelar Aksi di Gedung DPR, Ini Isu yang Mereka Bawa

27 August 2026
Bukan Cuma DTSEN! Terungkap Anggaran Hampir Rp7 Triliun BPS Dipakai untuk Apa Saja
Tanpa Kategori

Bukan Cuma DTSEN! Terungkap Anggaran Hampir Rp7 Triliun BPS Dipakai untuk Apa Saja

27 August 2026
Tarif Parkir Jakarta Mendadak Jadi Sorotan, Dishub Bongkar Status Angka yang Beredar
Tanpa Kategori

Tarif Parkir Jakarta Mendadak Jadi Sorotan, Dishub Bongkar Status Angka yang Beredar

26 August 2026
Hampir 50 Tahun Mengabdi! KRI Ki Hajar Dewantara Bakal Dijual, Ada Apa di Balik Rencana Ini?
Tanpa Kategori

Hampir 50 Tahun Mengabdi! KRI Ki Hajar Dewantara Bakal Dijual, Ada Apa di Balik Rencana Ini?

24 August 2026
Bikin Kaget! ICW Bongkar Pola Korupsi di Perguruan Tinggi, Orang Dalam Kampus Jadi Sorotan
Tanpa Kategori

Bikin Kaget! ICW Bongkar Pola Korupsi di Perguruan Tinggi, Orang Dalam Kampus Jadi Sorotan

24 August 2026

Berita Terbaru

RUU Perampasan Aset Bikin DPR Wanti-Wanti, Jangan Sampai Jadi Senjata Kriminalisasi Lawan Politik!

31 August 2026

Ekonomi Kreatif Indonesia Makin Mendunia! Kemenekraf Gandeng Filipina, Ada Target Besar di Balik Kerja Sama Ini

31 August 2026

Kabar Baik UMKM! Biaya Layanan E-Commerce Dipangkas 50%, Kapan Mulai Berlaku?

29 August 2026

Bukan Cuma Asap! Karhutla Ternyata Picu Lonjakan Arsenik di Sungai, Wajib Diwaspadai

29 August 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

RUU Perampasan Aset Bikin DPR Wanti-Wanti, Jangan Sampai Jadi Senjata Kriminalisasi Lawan Politik!

31 August 2026

Ekonomi Kreatif Indonesia Makin Mendunia! Kemenekraf Gandeng Filipina, Ada Target Besar di Balik Kerja Sama Ini

31 August 2026

Kabar Baik UMKM! Biaya Layanan E-Commerce Dipangkas 50%, Kapan Mulai Berlaku?

29 August 2026

Bukan Cuma Asap! Karhutla Ternyata Picu Lonjakan Arsenik di Sungai, Wajib Diwaspadai

29 August 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist