• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Tuesday, 11 August 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Bikin Heboh! Jutaan Buku Fisik Dihancurkan Perusahaan AI, Apa Sebenarnya Tujuan di Balik Keputusan Ini?

Dilla by Dilla
11 August 2026
in Tanpa Kategori
0
Bikin Heboh! Jutaan Buku Fisik Dihancurkan Perusahaan AI, Apa Sebenarnya Tujuan di Balik Keputusan Ini?

Jakarta (Lensagram) – Dunia teknologi kembali dibuat heboh. Perusahaan kecerdasan buatan (AI) dilaporkan membeli dalam jumlah besar, memindai, lalu menghancurkan buku fisik untuk mendapatkan data yang dibutuhkan dalam pengembangan teknologi AI.

Praktik tersebut menjadi sorotan karena buku yang digunakan tidak selalu berupa terbitan baru. Sejumlah laporan menyebut perusahaan AI juga memburu buku lama, buku bekas, hingga buku yang sudah tidak banyak beredar.

Salah satu perusahaan yang menjadi sorotan adalah Anthropic, pengembang AI Claude. Perusahaan tersebut dilaporkan menjalankan proyek yang dikenal sebagai Project Panama untuk memperoleh dan mendigitalisasi buku dalam jumlah besar.

Mengapa Jutaan Buku Harus Dihancurkan?

Pada dasarnya, tujuan utama praktik ini bukan untuk memusnahkan buku. Perusahaan AI membutuhkan isi buku sebagai sumber data untuk melatih model kecerdasan buatan. AI tidak bisa langsung membaca buku fisik seperti manusia. Karena itu, perusahaan perlu mengubah isi buku menjadi data digital terlebih dahulu.

Salah satu metode yang digunakan adalah pemindaian dengan kecepatan tinggi. Untuk mempercepat proses tersebut, buku dapat dilepas bagian jilidnya sehingga halaman lebih mudah dipindai secara otomatis.

Setelah seluruh halaman berhasil dipindai, salinan fisik tersebut kemudian tidak lagi diperlukan untuk proses pengolahan data. Karena itu, buku yang sudah diproses dapat dibuang atau didaur ulang.

AI Membutuhkan Data dalam Jumlah Besar

Perkembangan AI generatif membuat kebutuhan terhadap data berkualitas semakin besar. Model AI membutuhkan teks dalam jumlah sangat banyak agar mampu memahami bahasa, menyusun informasi, dan menghasilkan jawaban. Namun, perusahaan teknologi menghadapi tantangan baru. Tidak semua materi digital tersedia secara bebas dan dapat digunakan untuk melatih AI.

Karena itu, buku fisik menjadi salah satu sumber data yang menarik. Buku memiliki teks yang ditulis manusia dan telah melalui proses penyuntingan. Dengan demikian, perusahaan AI dapat memperoleh materi yang relatif berkualitas untuk pengembangan model mereka.

Selain itu, buku lama juga memiliki nilai tersendiri. Banyak buku yang belum tersedia dalam format digital sehingga perusahaan perlu memperoleh salinan fisiknya terlebih dahulu.

Buku Langka Ikut Menjadi Sorotan

Persoalan kemudian muncul ketika perusahaan AI mulai membeli buku lama dalam jumlah besar. Sejumlah laporan menyebut praktik tersebut berpotensi membuat buku yang sudah sulit ditemukan semakin sedikit di pasaran.

Kekhawatiran semakin besar apabila buku yang dihancurkan hanya memiliki sedikit salinan tersisa. Jika tidak ada salinan lain, informasi dalam buku tersebut berisiko semakin sulit diakses secara fisik.

Namun, perlu dicatat bahwa tidak semua buku yang dibeli perusahaan AI merupakan buku langka atau bernilai tinggi. Laporan mengenai praktik ini juga menyebut adanya buku bekas dan buku yang sudah tidak dicetak lagi.

Bukan Sekadar Masalah Buku

Di sisi lain, praktik tersebut memunculkan perdebatan yang lebih luas. Masyarakat mulai mempertanyakan bagaimana perusahaan teknologi mendapatkan data untuk melatih AI. Selain masalah pelestarian buku, isu hak cipta juga ikut menjadi perhatian. Pasalnya, perusahaan AI harus memastikan materi yang digunakan memiliki dasar hukum yang jelas.

Kasus Anthropic sebelumnya juga berkaitan dengan penggunaan buku untuk melatih model AI. Dalam perkembangan hukum di Amerika Serikat, penggunaan buku yang diperoleh secara legal untuk melatih AI dinilai berbeda dengan penyimpanan koleksi buku bajakan. Karena itu, persoalan ini tidak bisa dilihat hanya dari tindakan menghancurkan buku. Ada pula aspek hukum, teknologi, hak cipta, serta pelestarian pengetahuan yang perlu diperhatikan.

Tujuannya untuk Membuat AI Lebih Pintar?

Pada akhirnya, tujuan utama perusahaan AI adalah memperoleh data berkualitas untuk melatih model mereka. Semakin beragam data yang tersedia, semakin besar pula peluang model AI memahami bahasa dan berbagai topik dengan lebih baik.

Namun, cara mendapatkan data tersebut tetap menjadi perhatian publik. Terlebih lagi, buku merupakan bagian dari rekam jejak pengetahuan manusia. Teknologi memang terus berkembang. Akan tetapi, proses pengembangannya tetap perlu mempertimbangkan nilai sejarah dan budaya dari sumber data yang digunakan.

Dengan demikian, fenomena jutaan buku yang dipindai lalu dihancurkan menjadi pengingat bahwa perkembangan AI tidak hanya menghadirkan peluang. Di saat yang sama, teknologi ini juga membawa pertanyaan besar tentang data, hak cipta, dan bagaimana manusia menjaga pengetahuan untuk generasi berikutnya.

Baca Juga : Pilkada Tanpa Wakil Bakal Langgar UUD? Ini Penjelasan Pakar yang Bikin Penasaran

Loading

Tags: #AIAnthropicBukuFisikteknologi
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Pilkada Tanpa Wakil Bakal Langgar UUD? Ini Penjelasan Pakar yang Bikin Penasaran
Tanpa Kategori

Pilkada Tanpa Wakil Bakal Langgar UUD? Ini Penjelasan Pakar yang Bikin Penasaran

11 August 2026
Pelantikan Pengurus ILUSNI Periode 2026–2029 dan Talkshow Lintas Sektor bersama ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset, menghasilkan MOU antara BPC HIPMI Jakarta Selatan–USNI serta BRCC–USNI sebagai wujud nyata kolaborasi pengusaha, profesi, dan dunia pendidikan di DKI Jakarta.
Tanpa Kategori

Pelantikan Pengurus ILUSNI Periode 2026–2029 dan Talkshow Lintas Sektor bersama ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset, menghasilkan MOU antara BPC HIPMI Jakarta Selatan–USNI serta BRCC–USNI sebagai wujud nyata kolaborasi pengusaha, profesi, dan dunia pendidikan di DKI Jakarta.

11 August 2026
Sanksinya Bikin Kaget! Pemprov DKI Denda Perusahaan Rp5 Juta Jika Buang Sampah Sembarangan
Tanpa Kategori

Sanksinya Bikin Kaget! Pemprov DKI Denda Perusahaan Rp5 Juta Jika Buang Sampah Sembarangan

10 August 2026
Sanksinya Bikin Kaget! Pemprov DKI Denda Perusahaan Rp5 Juta Jika Buang Sampah Sembarangan
Tanpa Kategori

Tak Bisa Sembarangan! Influencer Rekam Orang Tanpa Izin, Kode Etik Konten Kreator Mulai Disorot

10 August 2026
Mengejutkan! KPK Usut Dugaan Suap dari Pihak Swasta ke Sejumlah Pejabat Ditjen Bea Cukai
Tanpa Kategori

Mengejutkan! KPK Usut Dugaan Suap dari Pihak Swasta ke Sejumlah Pejabat Ditjen Bea Cukai

7 August 2026
Mengejutkan! AS Disebut Berencana Tutup Konsulat di Indonesia, Benarkah Ada Perubahan Besar?
Tanpa Kategori

Mengejutkan! AS Disebut Berencana Tutup Konsulat di Indonesia, Benarkah Ada Perubahan Besar?

7 August 2026

Berita Terbaru

Bikin Heboh! Jutaan Buku Fisik Dihancurkan Perusahaan AI, Apa Sebenarnya Tujuan di Balik Keputusan Ini?

Bikin Heboh! Jutaan Buku Fisik Dihancurkan Perusahaan AI, Apa Sebenarnya Tujuan di Balik Keputusan Ini?

11 August 2026
Pilkada Tanpa Wakil Bakal Langgar UUD? Ini Penjelasan Pakar yang Bikin Penasaran

Pilkada Tanpa Wakil Bakal Langgar UUD? Ini Penjelasan Pakar yang Bikin Penasaran

11 August 2026
Pelantikan Pengurus ILUSNI Periode 2026–2029 dan Talkshow Lintas Sektor bersama ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset, menghasilkan MOU antara BPC HIPMI Jakarta Selatan–USNI serta BRCC–USNI sebagai wujud nyata kolaborasi pengusaha, profesi, dan dunia pendidikan di DKI Jakarta.

Pelantikan Pengurus ILUSNI Periode 2026–2029 dan Talkshow Lintas Sektor bersama ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset, menghasilkan MOU antara BPC HIPMI Jakarta Selatan–USNI serta BRCC–USNI sebagai wujud nyata kolaborasi pengusaha, profesi, dan dunia pendidikan di DKI Jakarta.

11 August 2026
Sanksinya Bikin Kaget! Pemprov DKI Denda Perusahaan Rp5 Juta Jika Buang Sampah Sembarangan

Sanksinya Bikin Kaget! Pemprov DKI Denda Perusahaan Rp5 Juta Jika Buang Sampah Sembarangan

10 August 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Bikin Heboh! Jutaan Buku Fisik Dihancurkan Perusahaan AI, Apa Sebenarnya Tujuan di Balik Keputusan Ini?

Bikin Heboh! Jutaan Buku Fisik Dihancurkan Perusahaan AI, Apa Sebenarnya Tujuan di Balik Keputusan Ini?

11 August 2026
Pilkada Tanpa Wakil Bakal Langgar UUD? Ini Penjelasan Pakar yang Bikin Penasaran

Pilkada Tanpa Wakil Bakal Langgar UUD? Ini Penjelasan Pakar yang Bikin Penasaran

11 August 2026
Pelantikan Pengurus ILUSNI Periode 2026–2029 dan Talkshow Lintas Sektor bersama ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset, menghasilkan MOU antara BPC HIPMI Jakarta Selatan–USNI serta BRCC–USNI sebagai wujud nyata kolaborasi pengusaha, profesi, dan dunia pendidikan di DKI Jakarta.

Pelantikan Pengurus ILUSNI Periode 2026–2029 dan Talkshow Lintas Sektor bersama ASPEBINDO, HIPMI Jakarta Selatan, HIPPI Jakarta Selatan, dan Billionaire Mindset, menghasilkan MOU antara BPC HIPMI Jakarta Selatan–USNI serta BRCC–USNI sebagai wujud nyata kolaborasi pengusaha, profesi, dan dunia pendidikan di DKI Jakarta.

11 August 2026
Sanksinya Bikin Kaget! Pemprov DKI Denda Perusahaan Rp5 Juta Jika Buang Sampah Sembarangan

Sanksinya Bikin Kaget! Pemprov DKI Denda Perusahaan Rp5 Juta Jika Buang Sampah Sembarangan

10 August 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist