• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Wednesday, 2 September 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Lagirame

Waktu Mepet, Revisi UU Pemilu Terancam Jadi Sorotan! Sengketa hingga Politik Uang Mengintai

Dilla by Dilla
2 September 2026
in Lagirame, Suara Mereka
0

Jakarta (Lensagram) – Revisi UU Pemilu kembali jadi sorotan. DPR perlu mengejar waktu untuk menyusun aturan baru sebelum tahapan Pemilu 2029 masuk ke fase penting.

Pembahasan revisi UU Pemilu tidak hanya soal sistem pemilu. DPR juga perlu membahas sengketa, politik uang, lembaga pemilu, hingga aturan pencalonan.

Karena itu, proses revisi perlu berjalan dengan cermat. DPR juga perlu membuka ruang bagi publik untuk memberi masukan.

Revisi UU Pemilu Kejar Target 2026

DPR telah menyiapkan revisi UU Pemilu sebagai salah satu agenda penting. Komisi II juga sudah menghimpun masukan dari pakar, penyelenggara pemilu, dan kelompok masyarakat.

Sebelumnya, DPR menargetkan revisi UU Pemilu rampung pada akhir 2026. Target ini membuat waktu pembahasan terasa makin sempit.

Namun, DPR masih harus membahas banyak isu. Karena itu, setiap tahap perlu berjalan tanpa mengurangi kualitas aturan.

Ada 10 Isu dalam Revisi UU Pemilu

Anggota Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia menyebut ada 10 isu besar yang masuk dalam kajian. Isu itu mencakup masalah lama dan isu baru.

Beberapa isu berkaitan dengan sistem pemilu. Ada juga pembahasan soal ambang batas parlemen dan pencalonan presiden.

Selain itu, DPR perlu mengkaji lembaga penyelenggara pemilu. Penataan daerah pemilihan juga masuk dalam agenda.

DPR juga perlu melihat kembali jadwal dan model pemilu. Hal ini penting agar aturan baru tidak menimbulkan masalah saat pemilu berlangsung.

Sengketa Pemilu Jadi Perhatian

Sengketa pemilu menjadi salah satu risiko yang perlu DPR cegah. Aturan yang kurang jelas bisa memicu beda tafsir.

Akibatnya, peserta pemilu dapat membawa persoalan ke jalur hukum. Kondisi ini bisa membuat proses pemilu makin panjang.

Karena itu, DPR perlu membuat aturan yang jelas. Setiap pasal juga harus punya dasar hukum yang kuat.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya menekankan hal ini. Ia meminta DPR membahas revisi UU Pemilu dengan cermat agar aturan baru tidak kembali memicu gugatan di Mahkamah Konstitusi.

Politik Uang Masih Jadi Ancaman

Selain sengketa, politik uang juga menjadi isu besar. Praktik ini dapat merusak kualitas pemilu.

Sejumlah pihak mendorong revisi UU Pemilu agar lebih kuat dalam mencegah politik uang. Dewan Pertimbangan Presiden juga mencatat dorongan agar revisi UU Pemilu memberi perhatian lebih pada pencegahan praktik ini.

Anggota Komisi II DPR Ahmad Heryawan bahkan mendorong sanksi blacklist bagi pelaku politik uang. Usulan ini menunjukkan bahwa isu politik uang masih menjadi perhatian dalam pembahasan aturan pemilu.

Biaya Politik Ikut Jadi Sorotan

Politik uang juga tidak bisa lepas dari biaya politik. Biaya yang tinggi dapat memberi tekanan besar bagi peserta pemilu.

Karena itu, DPR perlu melihat masalah ini dari sisi yang lebih luas. Aturan baru harus mampu menutup celah yang bisa mendorong praktik uang dalam kontestasi politik.

Selain itu, partai politik perlu memperbaiki tata kelola dana. Transparansi dana politik dapat membantu menjaga kepercayaan publik.

KPK juga telah mendorong perbaikan tata kelola partai politik. Langkah ini penting untuk mencegah risiko korupsi di sektor politik.

DPR Perlu Dengarkan Publik

Pembahasan UU Pemilu tidak bisa hanya berjalan di ruang parlemen. DPR perlu mendengar suara masyarakat.

Akademisi, KPU, Bawaslu, partai politik, dan kelompok masyarakat sipil punya banyak masukan. Mereka dapat membantu DPR melihat masalah dari berbagai sisi.

Karena itu, partisipasi publik menjadi kunci. DPR juga sudah menyatakan akan membuka ruang masukan dalam proses revisi.

Dengan begitu, aturan baru bisa lebih sesuai dengan kebutuhan pemilu. Publik juga dapat ikut mengawasi prosesnya.

Waktu Mepet, Kualitas Jangan Turun

DPR menghadapi tantangan besar. Di satu sisi, DPR perlu mengejar target penyelesaian pada 2026.

Di sisi lain, DPR harus memastikan isi aturan benar-benar matang. Jangan sampai waktu yang sempit membuat pasal penting luput dari kajian.

Karena itu, DPR perlu menjaga ritme pembahasan. Pemerintah dan DPR juga perlu membangun komunikasi yang baik.

Pada akhirnya, revisi UU Pemilu bukan hanya soal mengejar target. Aturan baru harus mampu memberi kepastian hukum.

Selain itu, aturan harus bisa menekan politik uang. Aturan juga harus mampu mengurangi potensi sengketa.

Jika DPR mampu menjaga tiga hal itu, revisi UU Pemilu dapat menjadi langkah penting untuk memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.

Baca Juga : Sektor Digital Tak Goyah Meski Anggaran Dipangkas, Apa Strategi Menkomdigi?

Loading

Tags: DPRRIKomisiIIPemiluIndonesiaRevisiUUPemilu
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Lagirame

Sektor Digital Tak Goyah Meski Anggaran Dipangkas, Apa Strategi Menkomdigi?

2 September 2026
Lagirame

RUU Perampasan Aset Bikin DPR Wanti-Wanti, Jangan Sampai Jadi Senjata Kriminalisasi Lawan Politik!

31 August 2026
Lagirame

Ekonomi Kreatif Indonesia Makin Mendunia! Kemenekraf Gandeng Filipina, Ada Target Besar di Balik Kerja Sama Ini

31 August 2026
Lagirame

Kabar Baik UMKM! Biaya Layanan E-Commerce Dipangkas 50%, Kapan Mulai Berlaku?

2 September 2026
Lagirame

Bukan Cuma Asap! Karhutla Ternyata Picu Lonjakan Arsenik di Sungai, Wajib Diwaspadai

29 August 2026
Lagirame

DPR Terima Aspirasi AMPB, RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan 15 Desember? Ini Komitmen Terbarunya

28 August 2026

Berita Terbaru

Waktu Mepet, Revisi UU Pemilu Terancam Jadi Sorotan! Sengketa hingga Politik Uang Mengintai

2 September 2026

Sektor Digital Tak Goyah Meski Anggaran Dipangkas, Apa Strategi Menkomdigi?

2 September 2026

AI Tak Lagi Cuma Menjawab! Anthropic Siapkan Standar agar AI Bisa Kendalikan Perangkat

1 September 2026

Menkes Buka Bocoran! Warga RI Bakal Punya ‘M-Banking’ untuk Riwayat Kesehatan

1 September 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Waktu Mepet, Revisi UU Pemilu Terancam Jadi Sorotan! Sengketa hingga Politik Uang Mengintai

2 September 2026

Sektor Digital Tak Goyah Meski Anggaran Dipangkas, Apa Strategi Menkomdigi?

2 September 2026

AI Tak Lagi Cuma Menjawab! Anthropic Siapkan Standar agar AI Bisa Kendalikan Perangkat

1 September 2026

Menkes Buka Bocoran! Warga RI Bakal Punya ‘M-Banking’ untuk Riwayat Kesehatan

1 September 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist