• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Monday, 1 June 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Program “Barak Militer” Dedi Mulyadi Diprotes Keras hingga Dilaporkan ke Komnas HAM!

Zee by Zee
13 May 2025
in Tanpa Kategori
0
Program “Barak Militer” Dedi Mulyadi Diprotes Keras hingga Dilaporkan ke Komnas HAM!

Jakarta (Lensagram) – Program pembinaan siswa bermasalah melalui pendekatan barak militer yang digagas oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, tengah menjadi sorotan publik. Program ini menuai kritik luas dan bahkan dilaporkan ke Komnas HAM karena dianggap melanggar prinsip hak asasi manusia.

Program yang diluncurkan awal Mei 2025 ini ditujukan untuk mendidik siswa dengan perilaku menyimpang melalui pelatihan ala militer. Tujuan utamanya adalah membentuk kedisiplinan dan karakter kuat bagi para siswa yang terlibat kenakalan remaja.

Namun, langkah ini mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Komnas HAM menyatakan keprihatinannya dan meminta agar Dedi Mulyadi meninjau ulang program tersebut. Menurut Komnas HAM, pendidikan karakter tidak seharusnya dilakukan dalam bentuk pelatihan militer karena bisa menciptakan trauma dan bentuk kekerasan psikologis pada anak.

Baca Juga : Kata Dedi Mulyadi Pemabuk dan Preman Bakal Masuk Barak Militer Mulai Juni 2025? Simak Selengkapnya Disini!

“Melibatkan institusi militer dalam pendidikan anak-anak rentan menimbulkan pelanggaran HAM. Fungsi pendidikan karakter sebaiknya dilakukan melalui pendekatan yang lebih manusiawi dan edukatif,” ujar Komisioner Komnas HAM.

Tak hanya Komnas HAM, sejumlah organisasi masyarakat sipil dan pemerhati pendidikan juga menyuarakan hal serupa. Mereka mengkhawatirkan pendekatan yang terlalu keras justru akan kontraproduktif terhadap perkembangan mental dan sosial siswa.

Di sisi lain, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa program ini merupakan bentuk “jalan tengah” untuk mengatasi kenakalan remaja yang semakin marak di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa pelatihan dilakukan dengan pengawasan ketat dan dalam koridor pendidikan, bukan sebagai hukuman.

Meski begitu, kontroversi terus bergulir. Banyak pihak mendesak evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan ini, agar tidak bertentangan dengan nilai-nilai perlindungan anak dan prinsip pendidikan inklusif.

Kesimpulan:
Kontroversi program “Barak Militer” Dedi Mulyadi membuka kembali diskusi tentang batasan dalam mendisiplinkan siswa bermasalah. Pendekatan yang keras bisa membawa dampak jangka panjang jika tidak disesuaikan dengan prinsip HAM dan perlindungan anak.

Baca Juga : 109 Bendera Ormas Diturunkan Polisi di Jakarta Pusat! Ada Apa Sebenarnya?

Loading

Tags: barak militerdedi mulyadihak anakjawa baratkomnas hampendidikan anakpendidikan karakter
Zee

Zee

Artikel Sejenis

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.
Tanpa Kategori

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

29 May 2026
Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!
Tanpa Kategori

Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

29 May 2026
Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir
Tanpa Kategori

Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

28 May 2026
Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri
Tanpa Kategori

Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

28 May 2026
Kerja Saat Hari Libur Tapi Gaji Tak Bertambah, Banyak Karyawan Mengaku Merasa Tertipu
Tanpa Kategori

Kerja Saat Hari Libur Tapi Gaji Tak Bertambah, Banyak Karyawan Mengaku Merasa Tertipu

26 May 2026
Libur Panjang di Depan Mata? Ini Fakta 28-29 Mei 2026 Jadi Cuti Bersama atau Tidak!
Tanpa Kategori

Libur Panjang di Depan Mata? Ini Fakta 28-29 Mei 2026 Jadi Cuti Bersama atau Tidak!

26 May 2026

Berita Terbaru

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

29 May 2026
Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

29 May 2026
Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

28 May 2026
Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

28 May 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

29 May 2026
Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

29 May 2026
Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

28 May 2026
Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

28 May 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist