Jakarta ( Lensagram) – Hantavirus kembali menjadi sorotan dunia setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan munculnya sejumlah kasus serius yang berkaitan dengan wabah di kapal pesiar MV Hondius. Penyakit yang ditularkan melalui tikus ini bahkan menyebabkan beberapa kematian dan membuat banyak negara meningkatkan kewaspadaan.
Hantavirus merupakan virus yang menyebar melalui urine, air liur, atau kotoran tikus yang terinfeksi. Seseorang bisa tertular saat menghirup partikel udara yang telah terkontaminasi virus tersebut. Karena itu, lingkungan yang kotor dan banyak tikus menjadi faktor risiko utama penyebaran penyakit ini.
Gejala Hantavirus yang Harus Diwaspadai
Pada tahap awal, gejala hantavirus sering terlihat seperti flu biasa. Namun, kondisi pasien bisa memburuk dengan cepat. Beberapa gejala yang umum muncul antara lain:
- Demam tinggi
- Nyeri otot dan tubuh lemas
- Sakit kepala
- Mual dan muntah
- Sesak napas
- Batuk kering
Dalam kasus berat, virus ini dapat menyerang paru-paru dan menyebabkan gangguan pernapasan serius. WHO menyebut beberapa pasien mengalami pneumonia akut hingga syok dalam waktu singkat.
Wabah Hantavirus Bikin Dunia Waspada
Belakangan ini, wabah hantavirus yang terjadi di kapal pesiar internasional menarik perhatian dunia. Hingga 13 Mei 2026, WHO melaporkan 11 kasus dengan tiga kematian terkait virus Andes, salah satu jenis hantavirus yang langka.
Meski begitu, WHO menegaskan risiko penyebaran global masih tergolong rendah. Namun, masyarakat tetap diminta waspada dan menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi penularan lebih luas.
Cara Melindungi Diri dari Hantavirus
Agar terhindar dari hantavirus, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan
- Menutup makanan agar tidak dihinggapi tikus
- Menggunakan masker saat membersihkan area kotor
- Menghindari kontak langsung dengan tikus atau kotorannya
- Segera memeriksakan diri jika mengalami gejala mencurigakan
Selain itu, penting untuk membersihkan area yang terkontaminasi menggunakan disinfektan agar virus tidak menyebar melalui udara.
Jangan Anggap Sepele
Walaupun kasus hantavirus masih tergolong jarang, penyakit ini memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi jika terlambat ditangani. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala awal dan tetap menjaga pola hidup bersih serta sehat.
Kewaspadaan sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran virus berbahaya ini.
![]()









