Jakarta (Lensagram) – Kejadian mengejutkan kembali terjadi di transportasi umum Jakarta. Seorang penumpang mengaku kartu JakLingko miliknya tiba-tiba kosong setelah diduga ditukar oleh orang tak dikenal. Peristiwa ini terjadi di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) dan langsung menarik perhatian publik karena bukan pertama kalinya kejadian serupa terulang.
Menurut informasi yang beredar, korban awalnya menggunakan kartu JakLingko seperti biasa saat berada di area transportasi umum. Namun, setelah beberapa saat, korban menyadari bahwa saldo kartu tidak dapat digunakan. Setelah diperiksa lebih lanjut, kartu tersebut ternyata telah ditukar dengan kartu kosong.
Modus Lama Kembali Terjadi
Kejadian ini diduga menggunakan modus lama, yaitu pelaku berpura-pura membantu penumpang. Selanjutnya, pelaku dengan cepat menukar kartu JakLingko asli milik korban dengan kartu lain yang tidak memiliki saldo. Akibatnya, korban baru menyadari kejadian tersebut setelah transaksi gagal dilakukan.
Selain itu, pelaku memanfaatkan kondisi penumpang yang lengah dan situasi yang ramai. Oleh karena itu, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada saat menggunakan transportasi umum.
Penumpang Diminta Lebih Waspada
Kasus ini menambah daftar kejadian serupa yang pernah terjadi sebelumnya. Meski begitu, masih banyak penumpang yang belum mengetahui modus penukaran kartu tersebut. Untuk mencegah kejadian serupa, penumpang disarankan untuk:
Tidak menyerahkan kartu JakLingko kepada orang lain
Selalu mengecek kartu dan saldo setelah transaksi
Waspada terhadap orang asing yang menawarkan bantuan tanpa diminta
Dengan meningkatnya kesadaran penumpang, diharapkan kejadian serupa tidak kembali terulang di kemudian hari.
Perlu Perhatian Bersama
Kejadian ini menunjukkan bahwa keamanan penumpang transportasi umum masih perlu perhatian serius. Selain peran petugas, kewaspadaan penumpang menjadi faktor utama untuk mencegah tindak kejahatan serupa.
Masyarakat diharapkan segera melapor kepada petugas jika mengalami atau melihat kejadian mencurigakan di area transportasi umum.
Baca Juga : ORASKI SB dan Daru Capital Hadirkan Program KPR Subsidi Tanpa BI Checking
![]()











