• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Tuesday, 13 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Jalur Mandiri Kampus Disorot KPK! Celah Seleksi Ini Disebut Bisa Memicu Korupsi

Dilla by Dilla
22 August 2026
in Tanpa Kategori
0
Jalur Mandiri Kampus Disorot KPK! Celah Seleksi Ini Disebut Bisa Memicu Korupsi

Jakarta (Lensagram) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyoroti tata kelola penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri. Sorotan ini muncul setelah KPK mengungkap dugaan pemerasan dan gratifikasi dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).

Dalam kasus tersebut, KPK menetapkan Rektor Unsoed Akhmad Sodiq bersama lima orang lainnya sebagai tersangka. Mereka diduga terlibat dalam praktik pemerasan dan gratifikasi terkait penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri, khususnya di Fakultas Kedokteran.

Jalur Mandiri Dinilai Punya Celah Korupsi

KPK menyebut jalur mandiri dapat menjadi peluang terjadinya praktik korupsi jika tata kelolanya tidak transparan. Pasalnya, perguruan tinggi memiliki ruang dalam mengatur proses penerimaan melalui jalur tersebut.

Karena itu, proses seleksi perlu memiliki aturan yang jelas. Selain itu, kampus juga harus memastikan seluruh tahapan berjalan secara terbuka dan dapat diawasi.

Kasus Unsoed menjadi perhatian karena KPK menemukan dugaan adanya tarif tertentu bagi calon mahasiswa. Dalam perkara tersebut, tarif yang diduga dipatok mencapai Rp650 juta untuk setiap calon mahasiswa Fakultas Kedokteran.

KPK Ungkap Modus dalam Penerimaan Mahasiswa

Menurut KPK, praktik tersebut melibatkan sejumlah pihak di lingkungan kampus dan pihak luar. Salah satu pihak yang diduga berperan adalah perantara yang menghubungkan orang tua calon mahasiswa dengan pihak kampus.

Selain itu, KPK menemukan dugaan adanya proses tawar-menawar uang dalam penerimaan mahasiswa jalur mandiri. Dalam salah satu temuan, Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto diduga menerima uang dari pihak pengepul dengan total sekitar Rp1,12 miliar untuk periode 2025-2026.

KPK juga menyebut adanya dugaan keterlibatan pihak yang mengumpulkan calon mahasiswa. Bahkan, penyidik menemukan informasi mengenai guru yang diduga menjadi pengepul calon mahasiswa dalam perkara tersebut.

Bukan Kasus Pertama Jalur Mandiri

Kasus Unsoed bukan perkara pertama yang berkaitan dengan dugaan korupsi dalam penerimaan mahasiswa baru. Sebelumnya, KPK juga menangani kasus suap penerimaan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

Dalam kasus tersebut, mantan Rektor Unila Karomani terbukti terlibat dalam praktik suap pada jalur Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila). KPK menyebut tarif yang dipatok saat itu berkisar Rp100 juta hingga Rp350 juta per calon mahasiswa.

Oleh sebab itu, kasus terbaru di Unsoed kembali memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan jalur mandiri di perguruan tinggi negeri.

KPK Dorong Tata Kelola Kampus Lebih Transparan

KPK sebelumnya juga telah mendorong perguruan tinggi membangun ekosistem antikorupsi. Lembaga antirasuah tersebut menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan pengawasan yang kuat di lingkungan kampus.

Dengan demikian, kasus Unsoed menjadi pengingat bahwa proses penerimaan mahasiswa harus bebas dari praktik jual beli kursi. Seleksi seharusnya tetap mengutamakan kemampuan dan memenuhi aturan yang berlaku.

Selain itu, kampus perlu membuka informasi mengenai kuota, mekanisme seleksi, serta biaya kepada masyarakat. Dengan pengawasan yang lebih ketat, celah penyalahgunaan kewenangan dalam jalur mandiri diharapkan semakin kecil.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik karena menyangkut akses pendidikan tinggi. Jika proses penerimaan tidak transparan, kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi dapat ikut terdampak.

Baca Juga : Asap Makin Tebal! Karhutla Kalimantan Berdampak ke Malaysia, Sekolah di Kuching Ditutup

Loading

Tags: JalurMandiriKPK
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Tanpa Kategori

Pentagon Siapkan Serangan 3 Hari ke Iran! Apa Target Utama Militer AS dan Dampaknya bagi Dunia?

10 October 2026
Tanpa Kategori

Siapa Navi Pillay? Sosok Penerima Nobel Perdamaian 2026 dengan Kiprah Besar dalam Perjuangan HAM

10 October 2026
Tanpa Kategori

DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia! Ini 8 Aturan Penting yang Wajib Diketahui

6 October 2026
Tanpa Kategori

Aturan Baru Outsourcing BUMN Diperketat! Wajib Lewat Anak Perusahaan, Ini Detailnya

6 October 2026
Tanpa Kategori

Bukan Cuma Ciliwung! Pramono Siapkan Penanganan Sampah di 11 Sungai Jakarta, Ini Daftarnya

5 October 2026
Tanpa Kategori

BGN Bongkar Temuan Mengejutkan! Ada Yayasan Minta Setoran per Ompreng ke Mitra Dapur MBG

5 October 2026

Berita Terbaru

Pentagon Siapkan Serangan 3 Hari ke Iran! Apa Target Utama Militer AS dan Dampaknya bagi Dunia?

10 October 2026

Siapa Navi Pillay? Sosok Penerima Nobel Perdamaian 2026 dengan Kiprah Besar dalam Perjuangan HAM

10 October 2026

DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia! Ini 8 Aturan Penting yang Wajib Diketahui

6 October 2026

Aturan Baru Outsourcing BUMN Diperketat! Wajib Lewat Anak Perusahaan, Ini Detailnya

6 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Pentagon Siapkan Serangan 3 Hari ke Iran! Apa Target Utama Militer AS dan Dampaknya bagi Dunia?

10 October 2026

Siapa Navi Pillay? Sosok Penerima Nobel Perdamaian 2026 dengan Kiprah Besar dalam Perjuangan HAM

10 October 2026

DPR Sahkan UU Satu Data Indonesia! Ini 8 Aturan Penting yang Wajib Diketahui

6 October 2026

Aturan Baru Outsourcing BUMN Diperketat! Wajib Lewat Anak Perusahaan, Ini Detailnya

6 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist