• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Saturday, 24 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Dokumenter

Bukan Pemadaman Biasa! TNI dan BNPB Kerahkan OMC untuk Atasi Karhutla di Papua

Dilla by Dilla
24 October 2026
in Dokumenter
0

Jakarta (Lensagram) – Karhutla Papua mendorong TNI dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan. Salah satu langkah yang mereka dukung ialah Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Papua Selatan.

Berdasarkan laporan BeritaSatu pada 23 Oktober 2026, operasi ini menyasar Kabupaten Merauke, Mappi, dan Boven Digoel. Petugas menggunakan sekitar 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl) atau garam sebagai bahan semai awan.

Selain itu, petugas di lapangan menghadapi medan yang sulit dan keterbatasan sumber air. Karena itu, tim gabungan mengandalkan pemadaman langsung serta dukungan OMC untuk membantu mengendalikan kebakaran.

OMC bertujuan meningkatkan peluang hujan pada kondisi atmosfer yang mendukung. Namun, hasil operasi bergantung pada kondisi cuaca. Oleh sebab itu, kita perlu membedakan tujuan operasi dari hasil yang telah terkonfirmasi.

Karhutla Papua Mendorong Pengerahan Operasi Modifikasi Cuaca

TNI dan BNPB memperkuat upaya penanganan karhutla di Papua Selatan. Melalui Operasi Modifikasi Cuaca, petugas berupaya memicu hujan dengan menyemai awan yang memenuhi syarat atmosfer.

Menurut laporan yang menjadi rujukan artikel ini, operasi menyasar Kabupaten Merauke, Mappi, dan Boven Digoel. Petugas juga menggunakan sekitar 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl) atau garam sebagai bahan semai awan.

Selain itu, TNI Angkatan Udara mendukung kegiatan ini melalui operasi udara. Tim menyesuaikan proses penyemaian dengan analisis cuaca dan kondisi atmosfer agar upaya ini berjalan efektif.

Medan Berat Menjadi Tantangan Karhutla Papua

Petugas menghadapi medan yang sulit saat menangani kebakaran hutan dan lahan di Papua. Hutan lebat, lahan gambut, serta perbukitan terjal menghambat akses menuju titik api.

Akibatnya, sejumlah prajurit harus berjalan kaki sambil membawa peralatan pemadam. Mereka juga mencari sumber air untuk mengoperasikan pompa portabel.

Di beberapa lokasi, petugas menggunakan cara manual untuk membatasi penyebaran api. Mereka membuat sekat bakar dan memanfaatkan peralatan yang tersedia di lapangan.

Meski menghadapi banyak kendala, TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, relawan, dan warga terus bekerja sama untuk menangani kebakaran.

Operasi Modifikasi Cuaca untuk Mengatasi Karhutla Papua

Operasi Modifikasi Cuaca menjadi salah satu langkah pendukung dalam menangani karhutla Papua. Melalui penyemaian awan, petugas berupaya meningkatkan peluang hujan di wilayah sasaran.

Jika kondisi atmosfer mendukung, hujan dapat membantu membasahi lahan kering dan mengurangi risiko penyebaran api. Selain itu, hujan juga berpotensi menekan debu dan asap di sekitar wilayah terdampak.

Namun, OMC tidak dapat menggantikan pemadaman langsung. Petugas tetap perlu memantau titik panas, memadamkan api, dan menjaga area yang rawan terbakar.

Oleh karena itu, koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting dari penanganan bencana. Dukungan personel, peralatan, informasi cuaca, dan akses ke lokasi kebakaran membantu petugas menentukan langkah yang tepat.

Kerja Sama TNI dan BNPB untuk Menekan Karhutla Papua

Kerja sama TNI dan BNPB menunjukkan pentingnya koordinasi dalam menghadapi bencana alam. Kedua pihak mendukung upaya penanganan agar petugas dapat bekerja lebih efektif di lapangan.

Selain itu, pemerintah daerah dan masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan. Warga sebaiknya tidak membakar lahan secara sembarangan, terutama saat cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran.

Jika menemukan titik api atau asap dari kawasan hutan, masyarakat perlu segera melapor kepada petugas setempat. Langkah cepat ini dapat membantu tim menangani kebakaran sebelum api menyebar lebih luas.

Pada akhirnya, penanganan karhutla Papua membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Melalui pemadaman langsung, pemantauan titik panas, dan dukungan Operasi Modifikasi Cuaca, petugas diharapkan dapat mengurangi risiko kebakaran serta melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Sumber:

  • BeritaSatu, TNI Berjibaku Padamkan Karhutla di Papua, Modifikasi Cuaca Digelar, 23 Oktober 2026.

  • Suara Merauke, Lanud J.A. Dimara Dukung Operasi Modifikasi Cuaca untuk Penanggulangan Karhutla di Papua Selatan, 22 Oktober 2026.

Baca Juga: Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

Loading

Tags: BNPBKarhutlaPapuaOMCPapuaOperasiModifikasiCuaca
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Dokumenter

Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

23 October 2026
Dokumenter

Siklon Champi Jadi Sorotan, Benarkah Bisa Bikin Asap Karhutla Menghilang?

23 October 2026
Dokumenter

Bikin Hujan dengan Dry Ice, BNPB Ungkap Hasilnya di 3 Provinsi Ini

22 October 2026
Dokumenter

Bukan Cuma Masalah Indonesia! Asap Karhutla Jadi Persoalan Bersama ASEAN, Ini Faktanya

15 October 2026
Dokumenter

Lapas Cibinong Jadi Sorotan! Dugaan Klaster Mewah untuk Napi Berujung 5 Pejabat Dinonaktifkan

26 September 2026
Opung Econ : Kakek Kelahiran Tahun 1952 yang Tetap Bugar dan Aktif
Dokumenter

Opung Econ : Kakek Kelahiran 1952 yang Tetap Bugar dan Aktif

7 November 2025

Berita Terbaru

Rupiah Tertekan, BI Akhirnya Buka Suara! Ini yang Perlu Diketahui

24 October 2026

Bukan Pemadaman Biasa! TNI dan BNPB Kerahkan OMC untuk Atasi Karhutla di Papua

24 October 2026

Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

23 October 2026

Situasi Memanas! Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Transit di Bandara Arab Saudi

23 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Rupiah Tertekan, BI Akhirnya Buka Suara! Ini yang Perlu Diketahui

24 October 2026

Bukan Pemadaman Biasa! TNI dan BNPB Kerahkan OMC untuk Atasi Karhutla di Papua

24 October 2026

Sumatra hingga Papua Tampak Merah! Apa Kaitannya dengan El Niño 2026?

23 October 2026

Situasi Memanas! Kemenhaj Imbau Jemaah Umrah Hindari Transit di Bandara Arab Saudi

23 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist