Jakarta (Lensagram) – AI kini mulai masuk ke dunia nyata. Anthropic menyiapkan standar baru agar AI bisa mengontrol alat dan mesin.
Anthropic menyebut standar ini Model Hardware Standard (MHS). Standar ini memberi cara bagi AI untuk terhubung dengan alat fisik.
Jadi, AI tidak hanya bisa menjawab soal. AI juga bisa memberi perintah ke mesin.
Anthropic Siapkan Standar Baru
Anthropic mengenalkan MHS pada akhir Agustus 2026. Perusahaan AI ini ingin membuat satu cara agar AI dapat terhubung dengan banyak alat.
Selama ini, tiap alat bisa punya sistem yang beda. Kondisi ini bisa membuat proses jadi rumit.
Dengan MHS, AI dapat memakai satu pola saat terhubung dengan alat. Karena itu, pengembang bisa lebih mudah membuat sistem AI yang bisa bekerja dengan mesin.
Anthropic juga ingin pengembang lain ikut memakai standar ini.
AI Bisa Kendalikan Alat Lab
MHS punya fokus besar pada alat riset. AI bisa terhubung dengan alat yang ada di lab.
Contohnya, AI dapat memakai mikroskop dan robot lengan. AI juga bisa mengontrol alat untuk memindah cairan.
Selain itu, AI bisa memakai beberapa alat dalam satu tugas. Jadi, AI dapat membantu peneliti saat menjalankan proses riset.
Misalnya, peneliti ingin mencari bahan baru. AI dapat membantu cek data dan menjalankan tugas rutin.
Dengan cara ini, peneliti bisa punya lebih banyak waktu untuk tugas yang butuh ide dan keputusan.
MHS Tak Hanya untuk Lab
Anthropic juga melihat peluang di sektor lain. Salah satunya adalah industri manufaktur.
Pabrik punya banyak mesin yang bekerja lewat sistem digital. AI bisa terhubung dengan mesin itu jika sistem punya jalur yang sesuai.
Karena itu, MHS dapat membantu AI bekerja dengan mesin di pabrik. AI bisa membaca data, memberi perintah, lalu menunggu hasil.
Namun, manusia tetap perlu memantau kerja AI. Mesin juga perlu batas agar AI tidak menjalankan tugas di luar izin.
Bisa Dipakai Banyak Model AI
MHS tidak hanya fokus pada satu model AI. Anthropic membuat standar ini agar model lain juga bisa memakainya.
Hal ini bisa memberi dampak besar bagi industri AI. Pengembang tidak perlu membuat cara baru untuk tiap model dan alat.
Selain itu, standar yang sama bisa membuat AI lebih mudah terhubung dengan alat fisik.
Anthropic juga punya Model Context Protocol atau MCP. MCP membantu AI terhubung dengan alat dan data digital.
Kini, Anthropic ingin membawa ide yang sama ke dunia fisik lewat MHS.
Keamanan Jadi Perhatian
Kemampuan AI untuk mengontrol mesin tentu punya risiko. AI bisa saja memberi perintah yang salah.
Karena itu, sistem perlu punya batas yang jelas. Pengguna juga perlu tahu apa saja yang boleh AI lakukan.
Anthropic masih menguji MHS. Perusahaan ini juga mengajak mitra untuk mencoba standar baru ini.
Lewat uji coba, Anthropic bisa melihat cara kerja MHS. Tim juga bisa mencari celah yang perlu mereka perbaiki.
AI Mulai Masuk Dunia Nyata
Perkembangan MHS menunjukkan arah baru dalam dunia AI. Selama ini, orang memakai AI untuk menulis, mencari data, dan membuat kode.
Kini, peran AI mulai berubah.
AI tidak hanya bekerja di layar. AI juga mulai berhubungan dengan benda, alat, dan mesin.
Jika MHS terus berkembang, AI bisa membantu lebih banyak tugas di lab dan pabrik.
Namun, manusia tetap memegang kendali. Pengguna harus memberi batas dan memantau kerja AI.
Langkah Anthropic ini juga bisa mendorong lahirnya era physical AI. Pada era ini, AI tidak hanya berpikir dan menjawab. AI juga bisa bertindak di dunia nyata.
Baca Juga : Menkes Buka Bocoran! Warga RI Bakal Punya ‘M-Banking’ untuk Riwayat Kesehatan
![]()











