Jakarta (Lensagram) – Pemerintah Kota Depok resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Kamis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Depok. Meski tampak seperti kerja santai, kebijakan ini punya alasan kuat yang jauh dari sekadar memberikan waktu istirahat kepada pegawai.
Pertama, Pemkot Depok menyatakan bahwa WFH bukan berarti libur. ASN tetap bekerja secara penuh, namun dari rumah dengan target kerja dan tugas yang tetap harus dipenuhi. Bahkan, pelayanan publik strategis tetap berjalan seperti biasa melalui sistem daring dan tatap muka jika mendesak.
Selanjutnya, alasan utama kebijakan ini adalah efisiensi anggaran daerah. Dengan WFH setiap Kamis, Pemkot berharap biaya operasional seperti listrik, ATK (alat tulis kantor), hingga transportasi pegawai bisa ditekan tanpa mengurangi produktivitas kerja. Ini merupakan langkah nyata untuk menyeimbangkan kualitas pelayanan dan kebutuhan anggaran.
Selain itu, WFH juga bertujuan mendorong modernisasi sistem kerja pemerintahan. Dengan dukungan teknologi dan komunikasi digital, ASN tetap bisa berkoordinasi secara efektif dengan atasan dan rekan kerja, sehingga hasil kerja tetap optimal meski tidak berada di kantor secara fisik.
Lebih jauh, kebijakan ini juga mengikuti tren penyesuaian kerja fleksibel yang kini mulai diterapkan di berbagai instansi pemerintah di Indonesia. Menurut aturan terbaru, ASN diperbolehkan melaksanakan tugas dari rumah atau lokasi lain yang menunjang pekerjaan, selama jam kerja dan tanggung jawab kedinasan terpenuhi.
Namun demikian, Pemkot Depok menegaskan bahwa ASN tetap wajib melayani masyarakat secara maksimal. Bahkan pada hari WFH, unit pelayanan yang berkaitan langsung dengan masyarakat tetap tersedia secara langsung di kantor untuk kebutuhan penting atau mendesak.
Dengan demikian, kebijakan WFH setiap Kamis bukan sekadar memberi kenyamanan kepada ASN, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan efisiensi, fleksibilitas kerja, dan kualitas pelayanan publik di Depok.
Baca Juga : Tak Disangka! Program MBG Indonesia Jadi Perhatian Pakar White House, Ini Kata Prabowo
![]()











