Jakarta (Lensagram) – Badan Gizi Nasional (BGN) resmi mengubah pola distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi lima hari dalam sepekan. Kebijakan ini disebut dilakukan untuk meningkatkan efisiensi anggaran sekaligus menjaga keberlanjutan program di berbagai daerah.
Perubahan tersebut langsung menjadi perhatian masyarakat. Banyak warga mulai mempertanyakan apakah pengurangan hari distribusi ini menandakan anggaran program MBG sedang mengalami tekanan.
BGN menjelaskan bahwa kebijakan baru ini bukan berarti program dihentikan. Sebaliknya, pemerintah ingin memastikan distribusi makanan bergizi tetap berjalan secara merata dan tepat sasaran. Dengan pola lima hari, anggaran dinilai dapat digunakan lebih efektif tanpa mengurangi kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Meski begitu, sebagian masyarakat mengaku khawatir terhadap dampak kebijakan tersebut. Beberapa orang tua menilai program MBG sangat membantu kebutuhan gizi anak, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas. Karena itu, pengurangan jadwal distribusi dianggap bisa memengaruhi pola konsumsi harian anak-anak.
Di sisi lain, pengamat kebijakan publik menilai langkah efisiensi memang perlu dilakukan jika anggaran negara mengalami penyesuaian. Namun, pemerintah juga diminta tetap menjaga transparansi agar masyarakat memahami alasan di balik perubahan kebijakan tersebut.
Program MBG sendiri menjadi salah satu program yang mendapat perhatian besar dalam beberapa tahun terakhir. Selain bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menekan angka stunting di Indonesia.
Sementara itu, BGN memastikan evaluasi akan terus dilakukan secara berkala. Jika kondisi anggaran memungkinkan, bukan tidak mungkin distribusi MBG kembali diperluas di masa mendatang.
Hingga kini, masyarakat masih menunggu penjelasan lebih rinci mengenai mekanisme distribusi terbaru, termasuk daerah mana saja yang akan terdampak oleh perubahan jadwal tersebut.
Baca juga : Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri
![]()












