• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Sunday, 15 March 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

1.800 Honorer Mendadak Dirumahkan, Tangsel Geger Akibat Kebijakan Ini

Zee by Zee
5 February 2026
in Tanpa Kategori
0
1.800 Honorer Mendadak Dirumahkan, Tangsel Geger Akibat Kebijakan Ini

Jakarta (Lensagram) — Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi sorotan setelah 1.800 pegawai honorer dirumahkan. Kebijakan ini merupakan dampak langsung dari penghapusan status Non-ASN yang mulai diberlakukan secara nasional.

Kabar tersebut sontak mengundang perhatian publik. Pasalnya, ribuan honorer yang selama ini bekerja di berbagai instansi Pemkot Tangsel harus menghentikan aktivitasnya, meski telah mengabdi selama bertahun-tahun.

Penghapusan Non-ASN Jadi Pemicu Utama

Pemkot Tangsel menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak bisa dihindari. Penghapusan pegawai Non-ASN dilakukan sebagai tindak lanjut dari aturan pemerintah pusat yang mengatur penataan aparatur sipil negara.

Oleh karena itu, honorer yang tidak masuk dalam skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) maupun CPNS terpaksa dirumahkan. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan struktur kepegawaian agar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Ribuan Honorer Terdampak di Berbagai Sektor

Sebagian besar pegawai honorer yang dirumahkan berasal dari sektor pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan. Selama ini, mereka berperan penting dalam membantu pelayanan publik di Tangsel.

Namun demikian, dengan berakhirnya status Non-ASN, pemerintah daerah tidak lagi memiliki dasar hukum untuk mempertahankan mereka sebagai tenaga honorer aktif.

Akibatnya, banyak honorer mengaku terkejut karena kebijakan ini diterapkan dalam waktu relatif singkat.

Pemerintah Daerah Buka Opsi Solusi

Meski dirumahkan, Pemkot Tangsel menyatakan tetap berupaya mencari solusi terbaik bagi para honorer terdampak. Salah satu langkah yang dipertimbangkan adalah mendorong mereka mengikuti seleksi PPPK sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses transisi ini berjalan lebih manusiawi dan tidak menimbulkan gejolak sosial yang berkepanjangan.

Di sisi lain, Pemkot meminta para honorer tetap memantau informasi resmi terkait peluang rekrutmen dan kebijakan lanjutan dari pemerintah pusat.

Kekhawatiran Honorer dan Respons Publik

Kebijakan ini memicu kekhawatiran di kalangan honorer, terutama terkait keberlanjutan penghasilan dan jaminan hidup. Banyak dari mereka berharap pemerintah memberikan skema transisi yang lebih jelas dan berkeadilan.

Sementara itu, masyarakat Tangsel turut menyoroti dampak kebijakan ini terhadap kualitas pelayanan publik. Pasalnya, berkurangnya tenaga kerja dikhawatirkan dapat memengaruhi efektivitas layanan di sejumlah sektor.

Penataan ASN Jadi Tantangan Besar

Penghapusan Non-ASN menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah, termasuk Tangsel. Di satu sisi, penataan ASN bertujuan menciptakan birokrasi yang lebih profesional. Namun di sisi lain, kebijakan ini berdampak langsung pada ribuan tenaga honorer.

Ke depan, pemerintah diharapkan mampu menyiapkan kebijakan transisi yang adil, agar penataan ASN tidak mengorbankan kesejahteraan para pekerja yang telah lama mengabdi.

Baca Juga : BPJS PBI Nonaktif Saat Darurat? DPR Akhirnya Buka Suara, Ada Apa Sebenarnya?

Loading

Tags: BeritaNasionalHonorerTangselKebijakanPemerintahPegawaiHonorerUpdateASN
Zee

Zee

Artikel Sejenis

102 Ribu Peserta dalam Hitungan Bulan, Program Magang Nasional Mendadak Jadi Rebutan
Tanpa Kategori

102 Ribu Peserta dalam Hitungan Bulan, Program Magang Nasional Mendadak Jadi Rebutan

14 March 2026
THR Dipotong Rp2 Juta, PJLP DKI Langsung Ubah Rencana Lebaran! Ada Apa Sebenarnya?
Tanpa Kategori

THR Dipotong Rp2 Juta, PJLP DKI Langsung Ubah Rencana Lebaran! Ada Apa Sebenarnya?

14 March 2026
Banyak Karyawan Tak Dapat Cuti Lebaran, Benarkah Perusahaan Bisa Dituntut?
Tanpa Kategori

Banyak Karyawan Tak Dapat Cuti Lebaran, Benarkah Perusahaan Bisa Dituntut?

14 March 2026
Jangan Sampai Salah Jadwal! 18 Maret Disebut Jadi Puncak Arus Mudik di Juanda
Tanpa Kategori

Jangan Sampai Salah Jadwal! 18 Maret Disebut Jadi Puncak Arus Mudik di Juanda

14 March 2026
Ribuan PPPK Medan Bisa Bernapas Lega, THR dan Gaji ke-13 Resmi Diberikan
Tanpa Kategori

Ribuan PPPK Medan Bisa Bernapas Lega, THR dan Gaji ke-13 Resmi Diberikan

12 March 2026
Skandal atau Miskomunikasi? Viral Akuntan MBG Sukabumi Bongkar Dugaan Mark Up
Tanpa Kategori

Skandal atau Miskomunikasi? Viral Akuntan MBG Sukabumi Bongkar Dugaan Mark Up

12 March 2026

Berita Terbaru

102 Ribu Peserta dalam Hitungan Bulan, Program Magang Nasional Mendadak Jadi Rebutan

102 Ribu Peserta dalam Hitungan Bulan, Program Magang Nasional Mendadak Jadi Rebutan

14 March 2026
THR Dipotong Rp2 Juta, PJLP DKI Langsung Ubah Rencana Lebaran! Ada Apa Sebenarnya?

THR Dipotong Rp2 Juta, PJLP DKI Langsung Ubah Rencana Lebaran! Ada Apa Sebenarnya?

14 March 2026
Banyak Karyawan Tak Dapat Cuti Lebaran, Benarkah Perusahaan Bisa Dituntut?

Banyak Karyawan Tak Dapat Cuti Lebaran, Benarkah Perusahaan Bisa Dituntut?

14 March 2026
Jangan Sampai Salah Jadwal! 18 Maret Disebut Jadi Puncak Arus Mudik di Juanda

Jangan Sampai Salah Jadwal! 18 Maret Disebut Jadi Puncak Arus Mudik di Juanda

14 March 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teh Dewi Gadis Asli Baduy yang Terkenal di Sosial Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

102 Ribu Peserta dalam Hitungan Bulan, Program Magang Nasional Mendadak Jadi Rebutan

102 Ribu Peserta dalam Hitungan Bulan, Program Magang Nasional Mendadak Jadi Rebutan

14 March 2026
THR Dipotong Rp2 Juta, PJLP DKI Langsung Ubah Rencana Lebaran! Ada Apa Sebenarnya?

THR Dipotong Rp2 Juta, PJLP DKI Langsung Ubah Rencana Lebaran! Ada Apa Sebenarnya?

14 March 2026
Banyak Karyawan Tak Dapat Cuti Lebaran, Benarkah Perusahaan Bisa Dituntut?

Banyak Karyawan Tak Dapat Cuti Lebaran, Benarkah Perusahaan Bisa Dituntut?

14 March 2026
Jangan Sampai Salah Jadwal! 18 Maret Disebut Jadi Puncak Arus Mudik di Juanda

Jangan Sampai Salah Jadwal! 18 Maret Disebut Jadi Puncak Arus Mudik di Juanda

14 March 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist