• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Thursday, 22 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Dokumenter

Bikin Hujan dengan Dry Ice, BNPB Ungkap Hasilnya di 3 Provinsi Ini

Dilla by Dilla
22 October 2026
in Dokumenter
0

Jakarta (Lensagram) – BNPB dry ice menjadi sorotan dalam upaya mengatasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memakai dry ice atau es kering dalam uji coba untuk membantu mengurai kabut asap.

Selain itu, BNPB menjalankan operasi modifikasi cuaca di sejumlah wilayah. Tiga provinsi yang menjadi perhatian dalam laporan ini ialah Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.

Lantas, bagaimana hasil operasi BNPB dry ice di ketiga provinsi ini? Berikut rangkuman upaya penanganan karhutla dan modifikasi cuaca.

Cara BNPB Dry Ice Membantu Mengurai Kabut Asap

BNPB memanfaatkan dry ice atau karbon dioksida padat untuk membantu mengurai kabut asap. Bahan ini memiliki suhu sekitar minus 78,5 derajat Celsius.

Dalam uji coba, petugas menyebar butiran es kering dari pesawat. Proses ini bertujuan mengubah kondisi udara di lapisan atmosfer bawah agar asap lebih mudah naik dan menyebar.

Jika kondisi mendukung, upaya ini dapat membantu meningkatkan jarak pandang. Namun, tim tetap perlu mengukur hasil operasi dan mengkaji faktor cuaca lain.

Perlu diketahui, penggunaan dry ice untuk mengurai kabut asap berbeda dari penyemaian awan untuk memicu hujan. Karena itu, penyebaran es kering tidak selalu menghasilkan hujan.

Hasil BNPB Dry Ice di Sumatera Selatan

Sumatera Selatan menjadi salah satu wilayah uji coba penggunaan dry ice. BNPB memulai operasi untuk membantu mengatasi kabut asap yang mengganggu aktivitas warga dan penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang.

Dalam uji coba pada 15–16 Oktober 2026, tim menggunakan sekitar 2,4 ton dry ice. Petugas juga menjalankan tiga sorti penerbangan dengan total waktu terbang 7 jam 3 menit.

Hasil pemantauan BMKG menunjukkan peningkatan jarak pandang di sekitar bandara. Pada salah satu pemantauan, jarak pandang naik dari sekitar 1.000 meter menjadi 1.500–2.000 meter. Setelah penerbangan berikutnya, jarak pandang sempat mencapai 3.000 meter.

Meski begitu, tim perlu mengkaji pengaruh cuaca terhadap perubahan ini. Dengan demikian, BNPB dapat menilai hasil uji coba secara lebih akurat.

BNPB Dry Ice dan Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah juga menjadi fokus penanganan karhutla. BNPB memperluas operasi modifikasi cuaca ke wilayah ini untuk mendukung upaya pengendalian kebakaran.

Selain es kering, petugas menggunakan garam atau natrium klorida (NaCl) sebagai bahan semai dalam operasi modifikasi cuaca. Tim menyesuaikan penerbangan dengan kondisi atmosfer dan kebutuhan di lapangan.

Sementara itu, petugas darat terus memadamkan titik api. Kerja sama antara tim udara dan petugas darat penting untuk menekan kebakaran serta mengurangi dampak asap bagi warga.

Namun, hasil operasi tetap bergantung pada kondisi cuaca, awan, dan luas lahan yang terbakar. Karena itu, tim perlu memantau perkembangan di lapangan secara berkala.

Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Barat

Kalimantan Barat juga masuk dalam upaya penanganan karhutla melalui operasi modifikasi cuaca. Dalam operasi yang dilaporkan, petugas menggunakan garam sebagai bahan semai.

Pada salah satu penerbangan, tim menghabiskan sekitar 1.000 kilogram garam. Petugas memusatkan penyemaian di wilayah Ketapang dan Kayong Utara.

Penyemaian garam bertujuan mendukung pembentukan hujan saat kondisi awan dan atmosfer memungkinkan. Hujan yang turun di wilayah yang tepat dapat membantu membasahi lahan dan mendukung pemadaman kebakaran.

Meski demikian, operasi modifikasi cuaca tidak menjamin hujan turun di setiap wilayah sasaran. Oleh sebab itu, tim tetap memantau awan, angin, dan kondisi atmosfer sebelum menentukan langkah berikutnya.

BNPB Perketat Prosedur Penggunaan Dry Ice

BNPB juga memperketat prosedur keselamatan dalam penggunaan dry ice. Langkah ini menyusul laporan warga yang menemukan material es kering di kawasan permukiman.

Sebagai tindak lanjut, tim memperbaiki sistem penyebaran bahan dari pesawat. Petugas memasang saringan khusus pada corong penabur dan memecah es kering menjadi butiran yang lebih halus.

Perbaikan ini bertujuan agar es kering menguap di udara sebelum mencapai permukaan tanah. Dengan begitu, tim berharap operasi berjalan lebih aman bagi warga.

Selain itu, BNPB bekerja sama dengan BMKG, TNI, pemerintah daerah, dan petugas pemadam. Kerja sama ini membantu menyelaraskan operasi udara dengan pemadaman langsung di lapangan.

Apakah BNPB Dry Ice Bisa Membuat Hujan?

Penggunaan dry ice tidak selalu bertujuan menghasilkan hujan. Dalam uji coba di Sumatera Selatan, tim memakai es kering untuk membantu mengurai kabut asap di lapisan atmosfer bawah.

Sebaliknya, petugas menggunakan bahan semai seperti garam untuk mendukung pembentukan hujan saat kondisi atmosfer sesuai. Jadi, kedua metode ini memiliki tujuan yang berbeda.

Hasil operasi juga bergantung pada suhu, kelembapan, kondisi awan, dan arah angin. Karena itu, tim perlu membandingkan data cuaca dengan hasil pemantauan kualitas udara untuk menilai efektivitas operasi.

Imbauan BNPB untuk Warga di Wilayah Terdampak Karhutla

BNPB mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama karhutla mengancam sejumlah wilayah. Warga sebaiknya memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika asap mulai pekat.

Selain itu, masyarakat perlu menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan. Warga juga dapat mengikuti informasi resmi dari BNPB dan BMKG untuk mengetahui perkembangan cuaca serta kualitas udara.

Melalui operasi modifikasi cuaca dan pemadaman langsung, pemerintah berupaya menekan dampak karhutla di Sumatera dan Kalimantan. Namun, tim tetap perlu melakukan pemantauan dan evaluasi untuk menilai hasil setiap langkah.

Baca Juga: Dilema Moral vs Nominal: Mengapa Influencer Tergiur Promosi Judi Online?

Loading

Tags: BNPBDryIceKarhutlaModifikasiCuaca
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Dokumenter

Bukan Cuma Masalah Indonesia! Asap Karhutla Jadi Persoalan Bersama ASEAN, Ini Faktanya

15 October 2026
Dokumenter

Lapas Cibinong Jadi Sorotan! Dugaan Klaster Mewah untuk Napi Berujung 5 Pejabat Dinonaktifkan

26 September 2026
Opung Econ : Kakek Kelahiran Tahun 1952 yang Tetap Bugar dan Aktif
Dokumenter

Opung Econ : Kakek Kelahiran 1952 yang Tetap Bugar dan Aktif

7 November 2025
gambar inspirasi guru pada hari guru nasional
Budi Leluhur

Guru Inspiratif di Pelosok Tanpa Listrik dan Air Bersih

25 November 2024
gambar pelestarian Makam Pangeran Jayakarta
Budi Leluhur

Ustad Syahrul dan Pelestarian Makam Pangeran Jayakarta

31 October 2024
Tenggelamnya Desa Kami di Bekasi Utara dan Sejarah Muara Gembong
Dokumenter

Tenggelamnya Desa Kami di Bekasi Utara dan Sejarah Muara Gembong

6 January 2024

Berita Terbaru

Kabar Mengejutkan dari Jakarta! Angka Kemiskinan Kini di Bawah 4 Persen

22 October 2026

Bikin Hujan dengan Dry Ice, BNPB Ungkap Hasilnya di 3 Provinsi Ini

22 October 2026

Dilema Moral vs Nominal: Mengapa Influencer Tergiur Promosi Judi Online?

22 October 2026

Muncul di Bundaran HI, Spanduk Kuning Greenpeace Ternyata Bawa Pesan Ini!

21 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Kabar Mengejutkan dari Jakarta! Angka Kemiskinan Kini di Bawah 4 Persen

22 October 2026

Bikin Hujan dengan Dry Ice, BNPB Ungkap Hasilnya di 3 Provinsi Ini

22 October 2026

Dilema Moral vs Nominal: Mengapa Influencer Tergiur Promosi Judi Online?

22 October 2026

Muncul di Bundaran HI, Spanduk Kuning Greenpeace Ternyata Bawa Pesan Ini!

21 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist