Jakarta (Lensagram) — Lapas Cibinong kini jadi sorotan. Perhatian publik tertuju pada area hunian dengan fasilitas yang tampak mewah di dalam lapas.
Ombudsman RI menemukan area itu saat melakukan sidak pada 23 September 2026. Tim melihat sekitar 10 bangunan di area belakang Lapas Cibinong.
Bangunan itu tampak seperti rumah, vila, atau apartemen. Di dalamnya, tim melihat ruang tamu, kamar tidur, dapur, TV, kulkas, dan meja makan.
Selain itu, ada area gym dan tempat latihan golf. Temuan ini pun memicu banyak tanya.
Ombudsman Soroti Hunian Mewah
Ombudsman menilai kondisi di Lapas Cibinong perlu mendapat perhatian. Sebab, fasilitas dalam area itu tampak jauh dari gambaran hunian lapas pada umumnya.
Tim juga melihat makanan dan minuman beralkohol di salah satu kulkas. Selain itu, beberapa mobil mewah tampak berada di area sekitar bangunan.
Temuan ini lalu memicu dugaan soal fasilitas khusus bagi warga binaan.
Namun, Ombudsman masih mencari fakta soal fungsi bangunan dan pihak yang memakai area itu.
Ada Dugaan Bayaran untuk Hunian
Ombudsman juga meminta keterangan dari salah satu penghuni. Dalam keterangan awal, penghuni mengaku membayar uang untuk menempati hunian.
Namun, Ombudsman belum membeberkan jumlah uang itu.
Karena itu, tim masih perlu mencari tahu alur uang dan pihak yang menerima. Tim juga perlu melihat siapa yang memberi izin untuk memakai area itu.
Dengan begitu, hasil pemeriksaan bisa memberi gambaran yang lebih jelas.
Lapas Beri Penjelasan
Di sisi lain, Kanwil Ditjenpas Jawa Barat memberi penjelasan soal area itu.
Kakanwil Ditjenpas Jabar Yudi Suseno menyebut bangunan di area belakang lapas sebagai rumah dinas pejabat.
Menurut Yudi, pihaknya masih memeriksa fungsi tiap bangunan. Ia juga menyebut belum ada bukti yang menunjukkan warga binaan tertentu menempati rumah dinas itu.
Karena itu, publik perlu menunggu hasil cek resmi. Nama warga binaan yang beredar di media sosial juga belum bisa dianggap sebagai fakta.
Menteri Imipas Cek Langsung
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto ikut turun tangan. Pada 25 September 2026, Agus datang langsung ke Lapas Cibinong.
Ia mengecek area yang menjadi sorotan. Agus juga meminta tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Menurut Agus, proses cek harus bisa memberi jawaban soal fungsi rumah pegawai dan cara pemakaiannya.
Selain itu, ia membuka peluang sanksi bagi pihak yang terbukti melanggar aturan.
Namun, pemerintah masih menunggu hasil pemeriksaan sebelum mengambil langkah lebih jauh.
Benarkah Lima Pejabat Dinonaktifkan?
Isu soal lima pejabat Lapas Cibinong ikut muncul setelah kasus ini ramai. Nama Kalapas Cibinong dan empat anak buahnya disebut masuk dalam isu penonaktifan.
Namun, sampai 26 September 2026, belum ada konfirmasi resmi yang memastikan lima pejabat itu sudah nonaktif.
Karena itu, informasi ini perlu dibedakan dari fakta yang sudah terkonfirmasi.
Saat ini, pemerintah masih fokus mencari fakta. Hasil cek akan menentukan apakah ada pelanggaran dan siapa yang harus mendapat sanksi.
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto juga masih memberi keterangan kepada media pada 25 September 2026.
Ia membantah adanya pungli di Lapas Cibinong. Ia juga menjelaskan soal fasilitas yang menjadi sorotan.
DPR Ikut Soroti Lapas Cibinong
Kasus ini juga mendapat perhatian DPR. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira meminta pemerintah mengecek semua hal yang berkaitan dengan area hunian itu.
DPR ingin tahu fungsi bangunan, sumber dana, pengguna area, serta pihak yang memberi izin.
Selain itu, Komisi XIII DPR akan memanggil pihak terkait untuk membahas temuan di Lapas Cibinong.
Rapat itu akan membantu DPR melihat kasus ini secara lebih jelas.
Hasil Cek Jadi Penentu
Kini, hasil pemeriksaan menjadi hal yang paling publik tunggu. Pemerintah perlu memberi jawaban soal fungsi bangunan dan cara pemakaiannya.
Selain itu, dugaan soal bayaran untuk hunian juga perlu mendapat cek lebih lanjut.
Jika tim menemukan pelanggaran, pemerintah dapat memberi sanksi sesuai aturan.
Namun, jika hasil cek belum menemukan bukti yang cukup, publik juga perlu menunggu proses sampai selesai.
Pada akhirnya, kasus Lapas Cibinong masih masuk tahap pemeriksaan. Karena itu, informasi soal lima pejabat yang sudah nonaktif perlu menunggu konfirmasi resmi.
![]()












