• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Thursday, 25 June 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Heboh Harga Sepatu di E-Katalog Jauh Lebih Mahal dari Olshop, Mensos Akhirnya Bongkar Penyebabnya!

Dilla by Dilla
7 May 2026
in Tanpa Kategori
0
Heboh Harga Sepatu di E-Katalog Jauh Lebih Mahal dari Olshop, Mensos Akhirnya Bongkar Penyebabnya!

Jakarta (Lensagram) – Polemik harga sepatu di e-katalog pemerintah yang disebut jauh lebih mahal dibandingkan harga di toko online atau olshop menjadi sorotan publik. Isu ini semakin ramai setelah Menteri Sosial akhirnya buka suara dan menjelaskan alasan di balik perbedaan harga tersebut.

Dalam keterangannya pada Rabu, 7 Mei 2026, Mensos menegaskan bahwa harga barang di e-katalog pemerintah tidak bisa disamakan langsung dengan harga retail di marketplace. Pasalnya, ada sejumlah komponen tambahan yang memengaruhi nilai pengadaan barang pemerintah.

Harga E-Katalog Disebut Sudah Termasuk Pajak dan Distribusi

Mensos menjelaskan, harga sepatu yang tercantum di e-katalog umumnya sudah mencakup pajak, biaya distribusi, hingga layanan purna jual. Sementara itu, harga di olshop sering kali belum memasukkan berbagai komponen tersebut.

Selain itu, proses pengadaan pemerintah juga memiliki standar kualitas dan administrasi yang lebih ketat. Karena alasan itu, vendor diwajibkan memenuhi spesifikasi tertentu sebelum produk mereka masuk ke sistem e-katalog nasional.

“Jadi masyarakat perlu memahami bahwa mekanisme belanja pemerintah berbeda dengan transaksi biasa di marketplace,” ujar Mensos dalam konferensi pers di Jakarta.

Viral di Media Sosial

Polemik ini sebelumnya viral di media sosial setelah warganet menemukan harga sepatu tertentu di e-katalog mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan harga di toko online.

Banyak pengguna media sosial kemudian mempertanyakan transparansi pengadaan barang pemerintah. Bahkan, beberapa unggahan terkait perbandingan harga tersebut sempat menjadi trending topic di platform X dan TikTok.

Namun demikian, pemerintah memastikan seluruh proses pengadaan tetap diawasi oleh lembaga terkait agar sesuai aturan yang berlaku.

Pemerintah Akan Evaluasi Sistem Pengadaan

Di sisi lain, Mensos juga mengakui bahwa evaluasi tetap diperlukan untuk mencegah selisih harga yang terlalu tinggi. Oleh sebab itu, pemerintah berencana memperketat proses verifikasi harga vendor di e-katalog.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap sistem belanja pemerintah.

Selain evaluasi harga, pemerintah juga mendorong digitalisasi pengawasan agar masyarakat dapat ikut memantau proses pengadaan barang secara lebih terbuka.

Publik Minta Transparansi

Meski penjelasan telah diberikan, sebagian masyarakat masih meminta pemerintah membuka detail penghitungan harga dalam e-katalog. Transparansi dinilai penting agar polemik serupa tidak terus berulang.

Kini, isu harga sepatu mahal di e-katalog bukan hanya menjadi perbincangan soal pengadaan barang, tetapi juga memicu diskusi luas tentang efisiensi anggaran negara.

Baca Juga : Terungkap di Persidangan! Fakta-Fakta Mengejutkan Korupsi Satelit Kementerian Pertahanan Mulai Dibuka

Loading

Tags: BeritaNasionalEKatalogHargaSepatuMensos
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

KPK Bongkar Titik Rawan! Ada Risiko Korupsi di Balik Program BPJS Ketenagakerjaan?
Tanpa Kategori

KPK Bongkar Titik Rawan! Ada Risiko Korupsi di Balik Program BPJS Ketenagakerjaan?

24 June 2026
Taufik Hidayat Masuk Sel Khusus, Kasus Penyekapan Wanita Bandung Jadi Sorotan
Tanpa Kategori

Taufik Hidayat Masuk Sel Khusus, Kasus Penyekapan Wanita Bandung Jadi Sorotan

24 June 2026
AI Makin Pintar, Tapi Mengapa PBB Justru Mengeluarkan Peringatan Keras?
Tanpa Kategori

AI Makin Pintar, Tapi Mengapa PBB Justru Mengeluarkan Peringatan Keras?

23 June 2026
Waka MPR Ungkap Persoalan Serius di Dunia Kerja, Penyandang Disabilitas Masih Tersisih
Tanpa Kategori

Waka MPR Ungkap Persoalan Serius di Dunia Kerja, Penyandang Disabilitas Masih Tersisih

23 June 2026
HUT Jakarta ke-499 Bukan Hanya Soal Perayaan, KPID DKI Beri Alarm Bahaya Disinformasi Digital
Tanpa Kategori

HUT Jakarta ke-499 Bukan Hanya Soal Perayaan, KPID DKI Beri Alarm Bahaya Disinformasi Digital

22 June 2026
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Tapi Benarkah Semua Warga Ikut Merasakan?
Tanpa Kategori

Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Tapi Benarkah Semua Warga Ikut Merasakan?

22 June 2026

Berita Terbaru

KPK Bongkar Titik Rawan! Ada Risiko Korupsi di Balik Program BPJS Ketenagakerjaan?

KPK Bongkar Titik Rawan! Ada Risiko Korupsi di Balik Program BPJS Ketenagakerjaan?

24 June 2026
Taufik Hidayat Masuk Sel Khusus, Kasus Penyekapan Wanita Bandung Jadi Sorotan

Taufik Hidayat Masuk Sel Khusus, Kasus Penyekapan Wanita Bandung Jadi Sorotan

24 June 2026
AI Makin Pintar, Tapi Mengapa PBB Justru Mengeluarkan Peringatan Keras?

AI Makin Pintar, Tapi Mengapa PBB Justru Mengeluarkan Peringatan Keras?

23 June 2026
Waka MPR Ungkap Persoalan Serius di Dunia Kerja, Penyandang Disabilitas Masih Tersisih

Waka MPR Ungkap Persoalan Serius di Dunia Kerja, Penyandang Disabilitas Masih Tersisih

23 June 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

KPK Bongkar Titik Rawan! Ada Risiko Korupsi di Balik Program BPJS Ketenagakerjaan?

KPK Bongkar Titik Rawan! Ada Risiko Korupsi di Balik Program BPJS Ketenagakerjaan?

24 June 2026
Taufik Hidayat Masuk Sel Khusus, Kasus Penyekapan Wanita Bandung Jadi Sorotan

Taufik Hidayat Masuk Sel Khusus, Kasus Penyekapan Wanita Bandung Jadi Sorotan

24 June 2026
AI Makin Pintar, Tapi Mengapa PBB Justru Mengeluarkan Peringatan Keras?

AI Makin Pintar, Tapi Mengapa PBB Justru Mengeluarkan Peringatan Keras?

23 June 2026
Waka MPR Ungkap Persoalan Serius di Dunia Kerja, Penyandang Disabilitas Masih Tersisih

Waka MPR Ungkap Persoalan Serius di Dunia Kerja, Penyandang Disabilitas Masih Tersisih

23 June 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist