Jakarta (Lensagram) – Presiden Prabowo Subianto mengambil langkah besar dalam penguatan dunia pendidikan dan riset nasional. Setelah mengumpulkan sekitar 1.200 rektor dan guru besar dari berbagai perguruan tinggi, Prabowo secara langsung mengumumkan kenaikan dana riset nasional menjadi Rp 12 triliun.
Keputusan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang berlangsung di Jakarta. Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa riset dan inovasi menjadi kunci utama kemajuan bangsa di tengah persaingan global yang semakin ketat.
Prabowo Tekankan Peran Strategis Kampus
Dalam arahannya, Prabowo menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat pendanaan riset agar hasil penelitian dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Menurut Prabowo, peningkatan dana riset ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi di berbagai sektor, mulai dari teknologi, pangan, kesehatan, hingga energi. Selain itu, ia juga meminta agar hasil riset tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi bisa diterapkan secara langsung.
Dana Riset Naik Signifikan
Sebelumnya, anggaran riset nasional berada di bawah angka tersebut. Dengan kenaikan menjadi Rp 12 triliun, pemerintah ingin memastikan peneliti dan akademisi memiliki ruang yang lebih luas untuk berkarya.
Prabowo juga menegaskan bahwa penggunaan dana riset harus dilakukan secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran. Pemerintah, kata dia, akan terus melakukan evaluasi agar dana yang digelontorkan benar-benar menghasilkan manfaat.
Rektor Sambut Positif Kebijakan
Para rektor dan guru besar yang hadir menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai peningkatan anggaran ini sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah serius membangun ekosistem riset nasional.
Ke depan, pemerintah berharap kolaborasi antara kampus, industri, dan negara dapat semakin kuat. Dengan begitu, Indonesia dapat mempercepat langkah menuju kemandirian dan daya saing global.
Baca Juga : Aksi Buruh Mendadak Geser ke Kemenaker, Ada Yang Dipersoalkan dari Wamenaker?
![]()












