• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Thursday, 22 October 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Dasi

Kabar Mengejutkan dari Jakarta! Angka Kemiskinan Kini di Bawah 4 Persen

Dilla by Dilla
22 October 2026
in Tanpa Dasi
0

Jakarta (Lensagram) – Kabar baik datang dari Ibu Kota! Angka kemiskinan Jakarta turun menjadi 3,96 persen pada Maret 2026. Capaian ini membawa angka kemiskinan Jakarta ke bawah 4 persen.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan kabar ini saat memaparkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Triwulan III 2026 di Balai Kota Jakarta pada Rabu, 21 Oktober 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, angka kemiskinan turun dari 4,03 persen pada September 2025 menjadi 3,96 persen pada Maret 2026. Selain itu, jumlah penduduk miskin juga berkurang sekitar 6.500 orang.

Lantas, apa arti penurunan ini bagi warga Jakarta? Berikut ulasan lengkapnya.

Angka Kemiskinan Jakarta Terus Menurun

Angka kemiskinan Jakarta menunjukkan tren penurunan. BPS mencatat jumlah penduduk miskin turun dari 439.120 orang pada September 2025 menjadi 432.620 orang pada Maret 2026.

Artinya, jumlah penduduk miskin berkurang sekitar 6.500 orang dalam periode ini. Penurunan tersebut menjadi kabar positif bagi upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

Namun, pemerintah tetap perlu menjaga tren ini. Sebab, biaya hidup di Jakarta masih menjadi tantangan bagi banyak keluarga.

Selain itu, pemerintah perlu memperhatikan harga pangan, biaya tempat tinggal, dan akses kerja. Ketiga faktor ini berpengaruh pada daya beli masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah.

Pengangguran Jakarta Ikut Menurun

Selain angka kemiskinan Jakarta, kondisi pasar kerja juga menjadi perhatian. Pramono Anung menyebut tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,79 persen pada Mei 2026.

Sementara itu, tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 66,05 persen. Angka ini naik 0,57 poin persentase dibandingkan Februari 2026.

Data ini memberi gambaran tentang perkembangan pasar kerja di Jakarta. Meski begitu, pemerintah masih perlu membuka lebih banyak peluang kerja bagi warga.

Dengan akses kerja yang lebih luas, warga dapat memperoleh penghasilan yang lebih baik. Pada akhirnya, peningkatan pendapatan dapat membantu keluarga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Pemprov DKI Perluas Pelatihan Kerja

Untuk mendukung penyerapan tenaga kerja, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menjalankan program Mobile Training Unit. Program ini membantu warga mengasah keterampilan agar lebih siap memasuki dunia kerja.

Peserta dapat mengikuti pelatihan tata rias, tata rambut, menjahit, dan bahasa asing. Selain itu, pemerintah menjalin kerja sama dengan perusahaan untuk memperluas peluang kerja.

Pelatihan bahasa asing juga memberi nilai tambah bagi calon tenaga kerja. Dengan kemampuan bahasa yang baik, mereka dapat mempersiapkan diri untuk mencari peluang kerja di luar negeri, termasuk di Jerman dan Jepang.

Meski demikian, pelatihan perlu berjalan seiring dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan cara ini, peserta dapat mempelajari keterampilan yang sesuai dengan peluang kerja yang tersedia.

Garis Kemiskinan Jakarta Capai Rp925 Ribu

BPS DKI Jakarta mencatat garis kemiskinan pada Maret 2026 mencapai Rp925.525 per kapita per bulan. Angka ini menjadi acuan untuk menilai kemampuan penduduk dalam memenuhi kebutuhan dasar.

Garis kemiskinan berbeda dari upah minimum atau pendapatan rata-rata warga. BPS menggunakan batas ini untuk mengukur jumlah penduduk yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar berdasarkan pengeluarannya.

Karena itu, penurunan angka kemiskinan Jakarta perlu mendapat perhatian secara berkelanjutan. Pemerintah perlu menjaga daya beli warga sekaligus memperluas akses terhadap pekerjaan.

Selain itu, bantuan sosial perlu menjangkau keluarga yang benar-benar membutuhkan. Langkah ini dapat membantu warga menghadapi tekanan biaya hidup.

Tantangan Kemiskinan di Jakarta Masih Ada

Meski angka kemiskinan Jakarta sudah turun di bawah 4 persen, tantangan ekonomi belum sepenuhnya selesai. Warga masih perlu memenuhi kebutuhan pangan, tempat tinggal, transportasi, dan pendidikan.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi belum tentu memberi manfaat yang sama bagi semua kelompok masyarakat. Karena itu, pemerintah perlu memastikan warga berpenghasilan rendah ikut merasakan hasil pembangunan.

Pemerintah juga perlu meningkatkan kualitas pelatihan kerja dan memperluas akses usaha bagi warga. Dengan begitu, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk meningkatkan pendapatan.

Selain membuka peluang kerja, pemerintah perlu memantau harga kebutuhan pokok. Langkah ini penting agar kenaikan biaya hidup tidak mengurangi manfaat dari peningkatan pendapatan warga.

Harapan bagi Warga Jakarta

Penurunan angka kemiskinan Jakarta menjadi langkah positif bagi pembangunan Ibu Kota. Namun, pemerintah perlu menjaga hasil ini melalui program yang tepat sasaran.

Perluasan lapangan kerja, peningkatan keterampilan, dan perlindungan daya beli dapat menjadi bagian dari upaya itu. Selain itu, kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat juga memegang peran penting.

Pada akhirnya, keberhasilan mengurangi kemiskinan bukan hanya soal angka statistik. Hasilnya perlu terasa dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kemudahan mendapat pekerjaan hingga kemampuan memenuhi kebutuhan dasar.

Warga tentu berharap tren positif ini terus berlanjut. Dengan kebijakan yang tepat dan pemantauan berkala, Jakarta dapat memperkuat kesejahteraan masyarakat secara bertahap.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta dan keterangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Data kemiskinan dalam artikel ini mengacu pada periode Maret 2026.

Baca Juga: Bikin Hujan dengan Dry Ice, BNPB Ungkap Hasilnya di 3 Provinsi Ini

Loading

Tags: BeritaJakartaEkonomiJakartaKemiskinanJakartaPramonoAnung
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Tanpa Dasi

Bukan Satu, Malaysia Bakal Kerahkan 3 Pesawat untuk Tangani Karhutla

20 October 2026
Tanpa Dasi

Polres Tangerang Siaga! Pelajar yang Hendak ke Jakarta Jadi Perhatian

20 October 2026
Tanpa Dasi

Hujan Ringan Mengintai Mayoritas Wilayah Indonesia, Apakah Daerahmu Termasuk?

19 October 2026
Tanpa Dasi

Genap 2 Tahun Prabowo-Gibran, BEM UI Pilih Demo! Apa yang Ingin Disuarakan Mahasiswa?

19 October 2026
Lagirame

Kabar Baik UMKM! Biaya Layanan E-Commerce Dipangkas 50%, Kapan Mulai Berlaku?

2 September 2026
gambar anggota dengan semangat perjuangan
Suara Mereka

Ontel Batavia: Lestarikan Budaya dan Semangat Perjuangan

11 August 2026

Berita Terbaru

Kabar Mengejutkan dari Jakarta! Angka Kemiskinan Kini di Bawah 4 Persen

22 October 2026

Bikin Hujan dengan Dry Ice, BNPB Ungkap Hasilnya di 3 Provinsi Ini

22 October 2026

Dilema Moral vs Nominal: Mengapa Influencer Tergiur Promosi Judi Online?

22 October 2026

Muncul di Bundaran HI, Spanduk Kuning Greenpeace Ternyata Bawa Pesan Ini!

21 October 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Kabar Mengejutkan dari Jakarta! Angka Kemiskinan Kini di Bawah 4 Persen

22 October 2026

Bikin Hujan dengan Dry Ice, BNPB Ungkap Hasilnya di 3 Provinsi Ini

22 October 2026

Dilema Moral vs Nominal: Mengapa Influencer Tergiur Promosi Judi Online?

22 October 2026

Muncul di Bundaran HI, Spanduk Kuning Greenpeace Ternyata Bawa Pesan Ini!

21 October 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist