Jakarta (Lensagram) — Warganet ramai memperbincangkan sebuah video viral yang memperlihatkan MBG (Makanan Bergizi Gratis) dikemas menggunakan kantong plastik. Video tersebut menyebar luas di media sosial dan memicu beragam reaksi, mulai dari kritik hingga kekhawatiran soal standar distribusi program pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) akhirnya memberikan klarifikasi resmi.
SPPG Buka Suara Soal Video Viral MBG
SPPG menegaskan bahwa video yang beredar tidak menggambarkan keseluruhan proses distribusi MBG. Menurut penjelasan SPPG, penggunaan kantong plastik dalam video tersebut bersifat sementara dan situasional, bukan standar utama dalam pendistribusian makanan.
Selain itu, SPPG memastikan bahwa prosedur penyaluran MBG tetap mengutamakan keamanan, kebersihan, dan kualitas makanan. Setiap tahapan distribusi dilakukan dengan pengawasan sesuai pedoman yang telah ditetapkan
Baca Juga : Ribuan Aduan Masuk ke Ombudsman, Seleksi CPNS Jadi Sorotan Utama!
Pengemasan MBG Sesuai Pedoman
Lebih lanjut, SPPG menjelaskan bahwa pengemasan MBG pada prinsipnya menggunakan wadah yang aman untuk pangan. Apabila ditemukan pengemasan berbeda di lapangan, hal tersebut biasanya terjadi karena:
Kondisi darurat
Kendala logistik sementara
Proses distribusi lanjutan ke penerima manfaat
Namun demikian, SPPG menyatakan akan melakukan evaluasi dan pengawasan lebih ketat agar kejadian serupa tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Masyarakat Diminta Tidak Terburu-buru Menyimpulkan
SPPG juga mengimbau masyarakat untuk tidak langsung menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar di media sosial. Informasi utuh dan klarifikasi resmi sangat penting agar publik tidak menerima informasi yang keliru.
Di sisi lain, SPPG mengapresiasi perhatian publik terhadap program MBG. Menurut mereka, kritik dan masukan masyarakat menjadi bagian penting dalam perbaikan pelaksanaan program.
Kesimpulan
Dengan demikian, klaim bahwa MBG dikemas plastik secara permanen tidak sepenuhnya benar. Video viral tersebut telah diklarifikasi oleh SPPG, yang menegaskan bahwa pengemasan MBG tetap mengikuti standar dan akan terus dievaluasi demi kepentingan penerima manfaat.
Baca Juga : Super Flu Bikin Heboh, Menkes Tegaskan Hal Ini: Sampai Sekarang Nihil Korban Jiwa
![]()











