Jakarta (Lensagram) — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, dua siklon tropis yang aktif di sekitar wilayah perairan Indonesia memicu gelombang laut tinggi hingga 4 meter di sejumlah kawasan.
BMKG menjelaskan bahwa keberadaan dua siklon tropis tersebut memengaruhi pola angin dan arus laut. Akibatnya, gelombang tinggi berpotensi terjadi di perairan terbuka, terutama di Samudra Hindia dan beberapa wilayah perairan timur Indonesia. Oleh karena itu, kondisi laut dinilai cukup berbahaya dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga : Baru Sebulan! BGN Sudah Kirim 2,2 Juta Porsi MBG ke Aceh, Warga Terkejut
Selain gelombang tinggi, BMKG juga mencatat potensi angin kencang dan cuaca ekstrem di wilayah pesisir. Nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir diminta untuk lebih berhati-hati. Bahkan, BMKG menyarankan agar aktivitas pelayaran ditunda apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan.
Di sisi lain, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir juga diminta untuk mewaspadai kemungkinan dampak lanjutan. Gelombang tinggi dapat memicu abrasi, banjir rob, hingga gangguan aktivitas ekonomi di daerah pantai. Dengan demikian, kesiapsiagaan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko.
BMKG menegaskan akan terus memantau perkembangan siklon tropis tersebut secara berkala. Informasi terbaru akan disampaikan melalui kanal resmi BMKG agar masyarakat dapat mengambil langkah antisipasi dengan cepat dan tepat. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi cuaca terbaru dan tidak mengabaikan peringatan resmi.
Baca Juga : Libur Sekolah, Tapi Bantuan Tak Sama: Ada Siswa di Sumenep Dapat Rapelan MBG, Ada yang Nihil!
![]()











