• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Friday, 11 September 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Viral! Anak Pemulung Gagal Masuk SMP, Dedi Mulyadi Turun Tangan

Dilla by Dilla
7 July 2025
in Tanpa Kategori
0
Viral! Anak Pemulung Gagal Masuk SMP, Dedi Mulyadi Turun Tangan

Jakarta ( Lensagram ) – Sebuah video menyentuh hati beredar luas di media sosial sejak Minggu malam (6/7/2025). Dalam video tersebut, seorang anak pemulung di Bekasi terlihat menangis setelah gagal mendaftar ke SMP negeri. Alasannya membuat publik geram: orang tuanya dianggap tidak memenuhi syarat administrasi zonasi.

Kisah pilu ini langsung menyita perhatian warganet dan mengundang reaksi banyak tokoh. Salah satu yang langsung turun tangan adalah Dedi Mulyadi, anggota DPR RI sekaligus tokoh yang dikenal vokal membela masyarakat kecil.

Dedi Mulyadi Telepon Wali Kota Bekasi

Setelah video viral, Dedi Mulyadi bergerak cepat. Ia langsung menelepon Wali Kota Bekasi untuk meminta klarifikasi sekaligus solusi. Dalam percakapan tersebut, Dedi menekankan bahwa tidak boleh ada satu pun anak miskin yang terhalang hak pendidikannya hanya karena persoalan administrasi.

“Kalau sistem PPDB sudah menyulitkan anak-anak dari keluarga pemulung dan pekerja tidak tetap, maka sistem itu harus dievaluasi,” tegas Dedi.

Baca Juga : Kebakaran Hebat Penjaringan, Pramono Siapkan Solusi Tak Terduga untuk Korban!

Masalah Data dan Zonasi Jadi Kendala

Orang tua siswa mengaku telah tinggal di Bekasi selama bertahun-tahun. Namun karena alamat di Kartu Keluarga (KK) tidak sesuai zonasi, sistem PPDB otomatis menolak pendaftaran mereka. Padahal, keluarga tersebut sangat berharap anaknya bisa masuk SMP negeri karena keterbatasan biaya.

Hal inilah yang kemudian memicu kritik terhadap sistem PPDB berbasis zonasi yang dianggap kurang berpihak kepada warga miskin dan pekerja informal.

Respons Pemerintah Daerah

Menanggapi desakan Dedi Mulyadi dan kecaman warganet, Wali Kota Bekasi menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini. Ia memerintahkan Dinas Pendidikan Bekasi untuk segera menelusuri dan memberi solusi konkret agar anak tersebut bisa bersekolah.

“Kami akan pastikan tidak ada anak yang kehilangan hak pendidikan hanya karena dokumen. Tim kami sudah turun ke lapangan,” ujar Wali Kota dalam pernyataan resminya.

Pendidikan Adalah Hak Semua Anak

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa negara harus hadir untuk melindungi hak-hak anak miskin. Ia pun mengajak semua pihak, termasuk warga dan komunitas, untuk ikut mengawasi pelaksanaan PPDB agar tidak diskriminatif.

“Jangan biarkan anak-anak kehilangan masa depan hanya karena miskin. Negara harus berpihak,” tegasnya.

Kesimpulan

Kasus anak pemulung yang gagal masuk sekolah ini membuka mata banyak pihak. Diperlukan keberanian dan kepedulian dari semua elemen untuk memastikan bahwa pendidikan benar-benar bisa diakses oleh semua anak, tanpa kecuali.

Baca Juga : Dedi Mulyadi “Semprot” Para Kepala Daerah: Jalan Rusak, Anggaran Kemana?!

Loading

Tags: Anak Pemulungdedi mulyadiPendidikan AdilPPDB 2025Sekolah Untuk SemuaViral Bekasi
Dilla

Dilla

Artikel Sejenis

Tanpa Kategori

Obligasi DKI Jadi Sorotan! Kemenkeu dan Pemprov DKI Diminta Duduk Bersama, Ada Apa?

9 September 2026
Tanpa Kategori

Permintaan Listrik Naik, Perform Pembangkit Malah Turun! Apa yang Terjadi di Tengah Krisis Iklim?

8 September 2026
Tanpa Kategori

Aplikasi SIAPKerja Kemnaker Bikin Akses Layanan Ketenagakerjaan Makin Mudah, Ada Apa Saja?

4 September 2026
Tanpa Kategori

AI Tak Lagi Cuma Menjawab! Anthropic Siapkan Standar agar AI Bisa Kendalikan Perangkat

1 September 2026
Tanpa Kategori

Menkes Buka Bocoran! Warga RI Bakal Punya ‘M-Banking’ untuk Riwayat Kesehatan

1 September 2026
Demo 27 Agustus Makin Disorot! 4 Kelompok Akan Gelar Aksi di Gedung DPR, Ini Isu yang Mereka Bawa
Tanpa Kategori

Demo 27 Agustus Makin Disorot! 4 Kelompok Akan Gelar Aksi di Gedung DPR, Ini Isu yang Mereka Bawa

27 August 2026
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Harta Warga Bisa Disita Sembarangan? DPR Buka Suara soal RUU Perampasan Aset

9 September 2026

Obligasi DKI Jadi Sorotan! Kemenkeu dan Pemprov DKI Diminta Duduk Bersama, Ada Apa?

9 September 2026

Yusril Bongkar Perubahan Besar Hukum Pidana: Orientasi Pemidanaan Bakal Berubah Total?

8 September 2026

Permintaan Listrik Naik, Perform Pembangkit Malah Turun! Apa yang Terjadi di Tengah Krisis Iklim?

8 September 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Romansa
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist