• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Sunday, 31 May 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Siswa Nakal Dikirim ke Barak Militer? Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!

Zee by Zee
30 April 2025
in Tanpa Kategori
0
Siswa Nakal Dikirim ke Barak Militer? Ini Fakta Mengejutkan di Baliknya!

Jakarta (Lensagram) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana mengirimkan siswa dengan perilaku bermasalah ke barak militer untuk menjalani pendidikan dan pembinaan. Kebijakan ini menjadi sorotan publik karena dinilai tidak lazim dan berbeda dari pendekatan pendisiplinan siswa yang umumnya diterapkan di lingkungan pendidikan.

Rencana pembinaan siswa di barak militer ini diajukan oleh Dedi Mulyadi dengan tujuan agar siswa yang berulang kali melakukan pelanggaran berat dapat digembleng dalam lingkungan militer. Menurutnya, kebijakan ini merupakan upaya pendidikan karakter untuk menanamkan nilai-nilai disiplin dan tanggung jawab pada para siswa.

Apa saja hal-hal yang perlu diketahui terkait rencana kebijakan pembinaan siswa di barak militer tersebut?

Kapan kebijakan tersebut akan dilaksanakan?

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa pelaksanaan program ini akan dimulai secara bertahap pada 2 Mei 2025, dimulai dari wilayah-wilayah yang dianggap rawan, dan selanjutnya diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat. Setiap siswa akan mengikuti program pembinaan ini selama enam bulan hingga satu tahun di sekitar 30 hingga 40 barak khusus yang telah disiapkan oleh TNI. Selama masa pembinaan, siswa akan tinggal di barak, dan pihak TNI akan menjemput langsung siswa dari kediamannya untuk mengikuti program pembentukan karakter dan perbaikan perilaku. Pembiayaan program ini akan dilakukan melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan pemerintah kabupaten/kota yang terlibat.

Apakah para siswa yang mengikuti program pembinaan di barak militer tetap akan melanjutkan kegiatan belajar di sekolah?

Meskipun para siswa akan menjalani pembinaan di barak militer, mereka tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) sebagaimana mestinya. Seluruh mata pelajaran yang diajarkan disesuaikan dengan kurikulum di sekolah asal. Hanya saja, proses pembelajaran akan dilaksanakan di lingkungan kompleks militer atau kepolisian. Di lokasi tersebut akan disediakan ruang kelas, dan guru dari sekolah asal akan datang secara langsung untuk mengajar. Hingga saat ini, menurut Dedi, sejumlah daerah di Jawa Barat telah menyatakan kesiapan untuk mulai menerapkan program ini pada 2 Mei 2025.

Apa saja kriteria siswa yang akan mengikuti program pembinaan di barak militer?

Pemilihan siswa yang akan mengikuti program pembinaan dilakukan berdasarkan kesepakatan antara pihak sekolah dan orang tua, dengan prioritas diberikan kepada siswa yang dinilai sulit dibina atau terindikasi terlibat dalam pergaulan bebas maupun aktivitas yang bersifat kriminal. Dalam keterangannya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Dedi Mulyadi mengungkapkan sejumlah kriteria siswa yang akan menjalani pendidikan karakter melalui pembinaan di barak militer.


Sumber :

https://www.kompas.com/tren/read/2025/04/30/091500565/kebijakan-siswa-nakal-dimasukkan-ke-barak-militer-apa-saja-yang-perlu?page=1

Loading

Tags: dedi mulyadidikirimke barakmilitersiswa nakal
Zee

Zee

Artikel Sejenis

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.
Tanpa Kategori

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

29 May 2026
Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!
Tanpa Kategori

Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

29 May 2026
Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir
Tanpa Kategori

Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

28 May 2026
Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri
Tanpa Kategori

Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

28 May 2026
Kerja Saat Hari Libur Tapi Gaji Tak Bertambah, Banyak Karyawan Mengaku Merasa Tertipu
Tanpa Kategori

Kerja Saat Hari Libur Tapi Gaji Tak Bertambah, Banyak Karyawan Mengaku Merasa Tertipu

26 May 2026
Libur Panjang di Depan Mata? Ini Fakta 28-29 Mei 2026 Jadi Cuti Bersama atau Tidak!
Tanpa Kategori

Libur Panjang di Depan Mata? Ini Fakta 28-29 Mei 2026 Jadi Cuti Bersama atau Tidak!

26 May 2026

Berita Terbaru

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

29 May 2026
Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

29 May 2026
Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

28 May 2026
Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

28 May 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Status BPJS Nonaktif Tapi Masih Ditagih? Ternyata Ini Alasannya!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

Selain Bahasa Perancis, Prabowo Juga Pernah Dorong Bahasa Portugis Masuk Kurikulum Sekolah.

29 May 2026
Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

Mahasiswa ITB Ciptakan AI Prediksi Banjir, Kini Siap Harumkan Nama Indonesia di Singapura!

29 May 2026
Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

Anggaran Menipis? Distribusi MBG Kini Hanya 5 Hari, Banyak Warga Mulai Khawatir

28 May 2026
Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

Bukan untuk Studi? Eks Penerima LPDP Diduga Gunakan Dana Riset demi Keliling Luar Negeri

28 May 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist