Jakarta (Lensagram) – Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, memastikan pengerukan sungai di ibu kota akan dilakukan secara total. Langkah ini diambil untuk mengurangi risiko banjir yang sering melanda wilayah Jakarta, termasuk daerah rawan seperti Kebon Pala, Kampung Melayu, dan sekitarnya.
Rano menjelaskan bahwa pengerukan akan menyasar sungai-sungai besar seperti Ciliwung, Pesanggrahan, Sunter, hingga kali-kali kecil yang menjadi jalur aliran air. “Kita tidak boleh setengah-setengah. Semua sungai harus bersih dari endapan lumpur dan sampah supaya aliran air lancar,” tegas Rano.
Baca Juga : Banjir Berkali-kali di Kebon Pala, Warga Heran: Air Cepat Surut, Tapi Datang Lagi!
Menurutnya, program ini akan melibatkan dinas terkait, pemerintah pusat, dan masyarakat. Pemerintah juga akan menambah armada alat berat serta mempercepat proses pengerjaan. “Targetnya, sebelum musim hujan tiba, kapasitas sungai sudah maksimal,” tambahnya.
Warga menyambut baik rencana tersebut, namun berharap pengerjaan dilakukan secara konsisten. “Kalau dikerjakan benar-benar, banjir bisa berkurang. Jangan cuma bersih-bersih saat viral saja,” kata Arif (38), warga Jakarta Timur.
Selain pengerukan, Rano juga mendorong penataan bantaran sungai dan peningkatan kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Ini kerja bersama. Kalau sungai bersih, kita semua yang merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Rencana pengerukan menyeluruh ini menjadi harapan baru bagi warga Jakarta yang sudah lelah menghadapi banjir tahunan. Jika dijalankan sesuai target, potensi genangan dan banjir dapat berkurang secara signifikan.
Baca Juga : Tinggal di Jaksel Lebih Boncos dari PP Bekasi? Ini Hitung-hitungannya!