Jakarta ( Lensagram ) – Polemik mengenai penerima bantuan sosial (bansos) kembali mencuat. Kali ini, sejumlah pihak mendesak Kementerian Sosial (Kemensos) untuk bertindak tegas terhadap penerima bansos yang diketahui aktif bermain judi online.
Desakan ini muncul setelah beredar temuan bahwa sebagian penerima manfaat justru menghabiskan dana bansos untuk aktivitas yang tidak produktif, bahkan merugikan seperti judi online.
Anggota DPR Minta Kemensos Evaluasi Data Penerima Bansos
Anggota Komisi VIII DPR RI, yang membidangi urusan sosial dan kesejahteraan rakyat, secara terbuka meminta Kemensos untuk menyaring lebih ketat penerima bansos.
“Kalau ada yang terbukti bermain judi online, sebaiknya bantuannya dicabut. Tujuan bansos adalah untuk kebutuhan pokok, bukan untuk dibelanjakan pada hal negatif,” ujar salah satu anggota DPR, Selasa (9/7/2025).
Mengapa Hal Ini Jadi Sorotan?
Transaksi judi online semakin marak di kalangan masyarakat bawah. Ironisnya, sebagian dari mereka adalah penerima bansos dari pemerintah. Fakta ini menimbulkan pertanyaan besar soal efektivitas penyaluran bantuan.
Dengan data yang terintegrasi antar kementerian dan lembaga, banyak yang menilai bahwa Kemensos sebenarnya memiliki akses untuk memverifikasi perilaku digital para penerima bantuan.
Baca Juga : Kebakaran Hebat Penjaringan, Pramono Siapkan Solusi Tak Terduga untuk Korban!
Kemensos Diminta Gandeng PPATK & Kominfo
Sebagai langkah solutif, pemerintah diminta bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) serta Kementerian Komunikasi dan Digitalisasi (Komdigi) untuk mendeteksi aktivitas perjudian online dari penerima bantuan.
“Kolaborasi antarinstansi diperlukan agar bansos tepat sasaran dan tidak disalahgunakan,” tegas pengamat kebijakan publik, Budi Santosa.
Respons Awal Kemensos
Menanggapi desakan ini, pihak Kemensos menyatakan akan mempertimbangkan evaluasi dan pemutakhiran data secara lebih menyeluruh. Kemensos juga menegaskan bahwa pihaknya mengutamakan transparansi dan akuntabilitas dalam program bansos.
Kesimpulan
Desakan agar penerima bansos yang terlibat judi online dicoret dari daftar penerima manfaat menjadi perhatian serius pemerintah. Diharapkan, ke depan bantuan sosial benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan.
Baca Juga : Wajah di KTP Terlihat ‘Hilang’? Ini Tanggapan Mengejutkan dari Dukcapil!