Jakarta (Lensagram) – Hari pertama puasa Ramadhan di Jakarta diguyur hujan sejak pagi. Kondisi ini membuat sejumlah wilayah ibu kota tampak basah dan lalu lintas melambat. Lalu, hujan di Jakarta diprediksi berlangsung sampai jam berapa?
Berdasarkan prakiraan cuaca hari ini, hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa kawasan. Selain itu, awan tebal masih menyelimuti langit Jakarta sejak waktu sahur. Akibatnya, potensi hujan diperkirakan masih terjadi hingga siang hari.
Hujan Berpotensi Reda Sore Hari
Menurut prakiraan cuaca, hujan diprediksi berlangsung hingga sekitar pukul 14.00–16.00 WIB di sejumlah wilayah. Namun demikian, kondisi cuaca bisa berubah tergantung pergerakan awan dan arah angin.
Sementara itu, pada malam hari cuaca diperkirakan berangsur membaik. Meski begitu, beberapa titik tetap berpotensi mengalami hujan ringan secara lokal. Oleh karena itu, warga yang hendak berbuka puasa di luar rumah disarankan tetap membawa payung atau jas hujan.
Aktivitas Warga Tetap Berjalan
Meski diguyur hujan, aktivitas warga tetap berjalan normal. Sejumlah pekerja dan pelajar tetap berangkat seperti biasa. Akan tetapi, genangan air sempat muncul di beberapa ruas jalan dengan drainase kurang optimal.
Selain memperlambat arus lalu lintas, hujan di hari pertama puasa juga membuat suhu udara terasa lebih sejuk. Kondisi ini cukup membantu warga yang menjalankan ibadah puasa karena cuaca tidak terlalu panas.
Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem
Di sisi lain, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi hujan deras yang bisa disertai angin kencang pada masa peralihan musim. Jika hujan turun lebih lama dari perkiraan, genangan dan kemacetan bisa terjadi di sejumlah titik rawan.
Karena itu, warga Jakarta sebaiknya rutin memantau informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas. Dengan begitu, persiapan bisa dilakukan lebih awal dan ibadah puasa tetap berjalan lancar.
Hujan di hari pertama puasa ini menjadi pengingat bahwa kondisi cuaca dapat berubah sewaktu-waktu. Meski demikian, semangat menjalankan ibadah Ramadhan tetap terasa di berbagai sudut ibu kota.
Baca Juga : Tembus Rp 80 Ribu! Apa yang Terjadi dengan Harga Cabai Rawit di Pasar Baru Bekasi?
![]()












