Jakarta (Lensagram) — Jalur menuju kawasan Puncak, Bogor, langsung dipadati ribuan kendaraan sejak Selasa pagi. Bahkan, lonjakan volume kendaraan ini membuat petugas segera memberlakukan sistem one way untuk mengurai kemacetan yang semakin parah.
Berdasarkan laporan terbaru, sekitar 5.000 kendaraan tercatat masuk ke kawasan Puncak hanya dalam waktu singkat. Akibatnya, antrean kendaraan pun tidak terhindarkan, terutama di titik-titik rawan seperti Simpang Gadog.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, pihak kepolisian langsung mengambil langkah cepat. Mereka menerapkan sistem one way dari arah Jakarta menuju Puncak. Dengan demikian, arus lalu lintas menjadi lebih terkontrol dan kemacetan bisa sedikit terurai.
Selain itu, petugas juga terus melakukan pemantauan di lapangan. Mereka mengatur ritme buka-tutup jalur agar kendaraan tetap bergerak, meskipun volume terus meningkat. Langkah ini dinilai efektif, terutama saat terjadi lonjakan kendaraan secara tiba-tiba.
Di sisi lain, peningkatan jumlah kendaraan ini diduga berkaitan dengan momen libur dan pergerakan masyarakat yang mulai meningkat. Oleh karena itu, pengendara diimbau untuk selalu memperhatikan informasi lalu lintas sebelum berangkat.
Tak hanya itu, pengemudi juga disarankan untuk memilih waktu perjalanan yang lebih fleksibel. Dengan begitu, mereka bisa menghindari kepadatan di jam-jam puncak.
Sebagai penutup, meskipun kepadatan masih terjadi, penerapan sistem one way terbukti membantu mengurangi kemacetan. Namun demikian, kerja sama dari para pengendara tetap menjadi kunci utama kelancaran lalu lintas di kawasan Puncak.
Baca Juga : Bukan Sebelum, Tapi Setelah Lebaran! Tren Mudik Ini Bikin Banyak Orang Ikut-ikutan
![]()











