Jakarta (Lensagram) – Ribuan buruh memadati sejumlah titik di Jakarta pada aksi demo hari ini. Mereka menyuarakan tuntutan secara langsung terkait kenaikan upah minimum, jaminan sosial, dan penolakan kebijakan baru di sektor ketenagakerjaan.
Namun, polisi menemukan fakta mengejutkan. Ratusan pelajar dari berbagai kota nekat datang dan mencoba bergabung dalam aksi buruh. Mereka menggunakan transportasi umum hingga kendaraan pribadi untuk menuju lokasi demo.
Baca Juga : DPR Dikepung Mahasiswa Hari Ini, Tuntutannya Bikin Kaget!
Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa polisi langsung mengamankan para pelajar tersebut. Aparat membawa mereka ke kantor polisi terdekat untuk didata dan diberikan pembinaan. Polisi menegaskan bahwa aksi buruh hanya untuk pekerja, bukan untuk pelajar yang berisiko menimbulkan kericuhan.
“Kami mengimbau orang tua agar mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai mereka ikut aksi yang bukan ranahnya. Kami bertindak cepat untuk mencegah keributan,” ujar Kapolda Metro Jaya.
Serikat buruh juga menyatakan sikap. Mereka menegaskan tidak pernah mengajak pelajar bergabung. Menurut mereka, fokus demo hari ini adalah memperjuangkan hak-hak pekerja, bukan melibatkan pihak lain.
Situasi sempat memanas ketika terjadi dorongan massa di beberapa titik. Meski begitu, polisi berhasil mengendalikan kondisi. Aparat keamanan tetap berjaga di lokasi strategis untuk mencegah bentrokan.
Hingga sore hari, demo buruh masih berlangsung. Pemerintah diminta segera membuka ruang dialog agar konflik antara buruh dan pemerintah tidak terus berlarut.
Baca Juga : Jakarta Bakal Macet Parah Besok? Inilah Titik Panas Demo Buruh yang Wajib Kamu Hindar