Jakarta (Lensagram) – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sindiran tajam kepada para elite yang terlalu khawatir ketika nilai tukar dollar Amerika Serikat mengalami kenaikan. Menurut Prabowo, bangsa yang kuat tidak akan mudah panik hanya karena gejolak kurs mata uang asing.
Prabowo menegaskan bahwa kekuatan sebuah negara tidak ditentukan oleh naik turunnya dollar. Sebaliknya, kekuatan bangsa terletak pada keberanian pemimpin, ketahanan ekonomi, dan kepercayaan terhadap kemampuan sendiri.
Prabowo: Bangsa Kuat Tidak Mudah Gentar
Dalam pernyataannya, Prabowo mengatakan bahwa bangsa yang lemah biasanya dipimpin oleh elite yang mudah takut terhadap perubahan ekonomi global. Salah satu contohnya adalah ketika nilai dollar naik dan langsung menimbulkan kepanikan.
Menurutnya, sikap seperti itu menunjukkan kurangnya rasa percaya diri dalam menghadapi tantangan ekonomi. Padahal, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, jumlah penduduk yang besar, serta potensi ekonomi yang sangat kuat.
“Kalau kita yakin pada kekuatan bangsa sendiri, kita tidak perlu takut hanya karena dollar naik,” tegas Prabowo.
Kenaikan Dollar Dinilai Bukan Ancaman Besar
Prabowo menjelaskan bahwa fluktuasi nilai tukar merupakan hal yang biasa terjadi dalam ekonomi global. Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat harus melihat kondisi tersebut dengan tenang dan rasional.
Selain itu, ia menekankan bahwa Indonesia harus terus memperkuat sektor produksi, industri, pertanian, dan ketahanan pangan. Dengan begitu, perekonomian nasional akan semakin tangguh menghadapi tekanan dari luar.
Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangun mental yang kuat. Menurutnya, Indonesia tidak boleh terus bergantung pada negara lain.
Sebaliknya, bangsa Indonesia harus percaya pada kemampuan sendiri dan bekerja keras untuk mencapai kemandirian ekonomi. Dengan semangat tersebut, Indonesia diyakini mampu menjadi negara maju dan disegani dunia.
Pernyataan Prabowo Jadi Sorotan Publik
Ucapan Prabowo tentang “bangsa lemah” dan “elite yang takut dollar naik” langsung menarik perhatian publik. Banyak pihak menilai pernyataan tersebut sebagai pesan penting agar para pemimpin memiliki mental yang lebih kuat dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Di sisi lain, pernyataan itu juga menjadi pengingat bahwa kepercayaan diri dan optimisme merupakan modal utama untuk membangun bangsa yang mandiri.
Kesimpulan
Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa yang kuat tidak akan mudah takut terhadap kenaikan dollar. Menurutnya, kepanikan elite justru menunjukkan lemahnya mental dan kurangnya keyakinan terhadap potensi nasional.
Karena itu, Indonesia harus terus memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan menumbuhkan rasa percaya diri agar mampu menghadapi tantangan global dengan kepala tegak.
![]()











