Jakarta (Lensagram) — Sebanyak 72 siswa sekolah dasar (SD) dilaporkan mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG), Sabtu (4/4/2026). Peristiwa ini langsung menghebohkan warga dan membuat para orang tua panik.
Kejadian tersebut bermula saat para siswa mengonsumsi makanan yang disediakan oleh program MBG di sekolah. Namun, tidak lama kemudian, sejumlah siswa mulai merasakan gejala seperti mual, muntah, dan pusing. Akibatnya, pihak sekolah segera mengambil tindakan cepat dengan membawa para siswa ke fasilitas kesehatan terdekat.
Sementara itu, pihak terkait langsung melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian ini. Berdasarkan dugaan awal, sumber keracunan diduga berasal dari dapur SPPG yang sama, tempat makanan tersebut diproduksi dan didistribusikan ke sekolah.
Selain itu, petugas kesehatan juga telah mengambil sampel makanan untuk diuji di laboratorium. Langkah ini dilakukan agar penyebab keracunan dapat dipastikan secara ilmiah. Di sisi lain, pemerintah setempat memastikan bahwa seluruh siswa yang terdampak mendapatkan penanganan medis secara optimal.
Lebih lanjut, pihak berwenang juga berjanji akan mengevaluasi sistem distribusi makanan MBG agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka menegaskan pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap proses pengolahan makanan.
Namun demikian, hingga saat ini kondisi para siswa dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan perawatan. Meski begitu, orang tua tetap diminta untuk waspada dan segera melapor jika anak mengalami gejala serupa.
Dengan adanya kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi anak-anak. Selain itu, pengawasan terhadap penyedia layanan makanan juga perlu diperketat demi menjaga kesehatan bersama.
Baca Juga : WFH 2 Hari Seminggu? Enak atau Malah Bikin Rugi—Ini Aturan Baru yang Bikin ASN Deg-degan
![]()











