Jakarta (Lensagram) – Job Fair Depok 2025 resmi digelar hari ini dan langsung menarik perhatian ribuan pencari kerja. Panitia menyediakan 3.000 lowongan kerja dari berbagai sektor, mulai dari perbankan, ritel, teknologi, hingga manufaktur. Lebih dari 50 perusahaan ternama berpartisipasi dalam perekrutan besar ini.
Job Fair Depok 2025 tidak hanya menyuguhkan jumlah lowongan yang besar, tetapi juga menghadirkan syarat yang membuat banyak pelamar kaget. Perusahaan tidak hanya membuka peluang untuk lulusan sarjana, tetapi juga memberi kesempatan bagi lulusan SMA dan SMK. Bahkan, sejumlah perusahaan tidak mewajibkan pengalaman panjang. Mereka lebih mengutamakan keterampilan sesuai kebutuhan posisi.
Baca Juga : DPR Dikepung Mahasiswa Hari Ini, Tuntutannya Bikin Kaget!
Wali Kota Depok menegaskan komitmen pemerintah untuk menekan angka pengangguran melalui kegiatan ini. Ia menyampaikan bahwa Job Fair terbuka bagi semua warga, baik lulusan baru maupun pencari peluang kerja baru.
“Job Fair ini membuka kesempatan luas bagi masyarakat Depok dan sekitarnya. Kami ingin pencari kerja bisa bertemu langsung dengan perusahaan sesuai minat dan kompetensinya,” tegas Wali Kota.
Selain posisi tetap, beberapa perusahaan juga menawarkan magang dan kerja paruh waktu. Kesempatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan fresh graduate yang ingin menambah pengalaman sebelum masuk ke dunia kerja profesional.
Sejak pagi, ribuan pencari kerja memadati lokasi acara dengan membawa CV dan dokumen lengkap. Banyak di antaranya sudah mendaftar online untuk mempercepat proses seleksi. Panitia juga menyediakan akses daring melalui portal resmi Job Fair Depok 2025, sehingga warga yang tidak hadir tetap bisa melamar pekerjaan.
Job Fair Depok 2025 berlangsung selama dua hari. Panitia mengimbau peserta untuk menyiapkan CV terbaru, portofolio, serta menyesuaikan keterampilan dengan kebutuhan perusahaan. Dengan ribuan lowongan yang tersedia, banyak pihak optimistis tingkat pengangguran di Depok bisa berkurang signifikan.
Baca Juga : Pramono Bocorkan Fakta Mengejutkan: Lapangan Kerja Jakarta Bikin Provinsi Lain Tertinggal Jauh?