Jakarta (Lensagram) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo murka setelah menerima laporan dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob hingga menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia di Tual, Maluku. Ia langsung memerintahkan penyelidikan menyeluruh dan menegaskan tidak akan mentolerir tindakan kekerasan oleh aparat.
Kasus ini pun memicu perhatian publik. Selain itu, masyarakat mendesak kepolisian untuk bertindak transparan dan profesional dalam menangani perkara tersebut.
Kapolri Perintahkan Investigasi Transparan
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa institusinya akan menindak tegas anggota yang terbukti melanggar hukum. Oleh karena itu, ia meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) segera turun tangan.
“Jika terbukti bersalah, kami akan proses sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Senin (23/2/2026).
Sementara itu, tim internal Polri kini mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lapangan. Proses investigasi dilakukan untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh dan objektif.
Kronologi Kejadian di Tual
Peristiwa tragis tersebut terjadi di Kota Tual, Provinsi Maluku. Berdasarkan informasi awal, korban diduga mengalami tindakan kekerasan saat berada di lokasi kejadian. Namun demikian, pihak kepolisian masih mendalami detail peristiwa dan motif di balik insiden tersebut.
Di sisi lain, keluarga korban berharap proses hukum berjalan adil. Mereka juga meminta agar kasus ini tidak ditutup-tutupi dan pelaku mendapat hukuman setimpal jika terbukti bersalah.
Sorotan Publik dan Desakan Keadilan
Kasus dugaan penganiayaan oleh anggota Brimob ini menjadi sorotan luas. Banyak pihak menilai penegakan hukum harus berlaku sama, termasuk terhadap aparat penegak hukum sendiri.
Selain itu, sejumlah tokoh masyarakat di Maluku mengimbau warga tetap tenang dan tidak terprovokasi. Mereka meminta semua pihak menunggu hasil investigasi resmi dari kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan terhadap oknum yang terlibat masih berlangsung. Polri berjanji akan menyampaikan perkembangan kasus secara terbuka kepada publik.
Baca Juga : Pagi Ini Jakarta Tak Biasa, Ada Apa? Demo Mahasiswa Bikin Lalu Lintas Kacau
![]()












