Jakarta (Lensagram) – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggagas ide penerapan satu voucher digital yang bisa dipakai di semua moda transportasi publik. Voucher ini nantinya berlaku untuk TransJakarta, MRT, LRT, hingga KRL, sehingga masyarakat tidak perlu lagi membeli tiket atau saldo terpisah.
Dengan sistem ini, warga cukup menggunakan satu voucher digital untuk berpindah moda secara praktis dan efisien. Pemprov DKI juga menyiapkan integrasi melalui aplikasi resmi yang mudah diakses masyarakat.
Pemerintah menilai, sistem pembayaran digital ini mampu memangkas antrian, meningkatkan efisiensi perjalanan, dan mendorong lebih banyak warga beralih ke transportasi umum dibanding kendaraan pribadi.
Meski masih dalam tahap pembahasan, wacana ini mendapat perhatian publik. Beberapa pihak menyoroti tantangan integrasi antar operator transportasi yang membutuhkan koordinasi ketat. Mereka khawatir tanpa persiapan matang, sistem ini justru menimbulkan kebingungan di lapangan.
Walau begitu, Pemprov DKI tetap optimistis. Mereka menegaskan bahwa satu voucher digital akan menjadi langkah besar menuju smart city Jakarta sekaligus mengurangi kemacetan.
Jika wacana ini berhasil terwujud, Jakarta akan mencatat sejarah sebagai kota pertama di Indonesia yang menerapkan sistem pembayaran transportasi publik terintegrasi. Tentunya, hal ini menjadi kabar gembira bagi warga yang menginginkan mobilitas lebih cepat, murah, dan mudah.
Baca Juga : Sekolah Rakyat Bikin Geger! Belajar Bisa Mulai & Tamat Kapan Saja, Mirip Sistem Kuliah?