• Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
Tuesday, 3 March 2026
  • Login
PT. Lensa Garuda Media
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
No Result
View All Result
PT. Lensa Garuda Media
No Result
View All Result
Home Tanpa Kategori

Bahaya Kepemimpinan Satu Arah? Ormas Islam Angkat Bicara Soal Dedi Mulyadi!

Zee by Zee
29 July 2025
in Tanpa Kategori
0
Bahaya Kepemimpinan Satu Arah? Ormas Islam Angkat Bicara Soal Dedi Mulyadi!

Jakarta ( Lensagram ) —  Isu mengenai gaya kepemimpinan satu arah kembali mencuat ke publik, kali ini menyoroti sosok politikus senior Dedi Mulyadi. Beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam secara terbuka menyampaikan kritik tajam terhadap pendekatan Dedi dalam menjalankan peran kepemimpinan, terutama di tingkat daerah.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikan oleh perwakilan ormas Islam di Jawa Barat, mereka menilai bahwa gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi cenderung bersifat top-down. Menurut mereka, model kepemimpinan semacam ini dapat menghambat partisipasi masyarakat dan melemahkan semangat musyawarah yang menjadi ciri khas sistem demokrasi Indonesia.

Kritik Ormas Islam: Teguran untuk Semua Pemimpin

“Ketika seorang pemimpin terlalu dominan dan enggan menerima masukan, maka ada potensi bahaya dalam pengambilan keputusan. Demokrasi bisa tergelincir menjadi otoritarianisme,” ujar Ustaz R. Maulana, salah satu tokoh ormas Islam dalam konferensi pers di Bandung.

Lebih lanjut, ormas Islam juga menekankan pentingnya keterbukaan dan pelibatan masyarakat dalam setiap kebijakan publik. Mereka meminta agar Dedi Mulyadi lebih terbuka terhadap kritik dan saran dari berbagai kalangan, termasuk ulama dan tokoh masyarakat.

Baca Juga : Tak Disangka, Ini Alasan Gibran Puji Prabowo Bisa Gandeng Pendahulu!

Dedi Mulyadi: Saya Terbuka untuk Dialog

Menanggapi kritik tersebut, Dedi Mulyadi mengaku siap untuk berdialog. Dalam wawancara singkat di kawasan Purwakarta, ia menyatakan bahwa dirinya selalu berusaha mendengarkan suara rakyat.

“Saya menghargai setiap masukan, termasuk dari ormas Islam. Kepemimpinan yang baik itu harus bisa menyeimbangkan ketegasan dan kebijaksanaan,” ujar Dedi.

Ia juga menegaskan bahwa segala kebijakan yang ia ambil selalu bertujuan untuk kepentingan masyarakat luas dan berdasarkan asas keadilan.

Pakar Politik: Waspadai Gaya Kepemimpinan Satu Arah

Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Dr. Irwan Santoso, menilai bahwa kritik dari ormas Islam merupakan sinyal penting. “Gaya kepemimpinan satu arah memang kerap muncul dalam politik lokal, dan itu bisa berdampak pada berkurangnya kontrol publik. Kritik semacam ini perlu dijadikan bahan evaluasi,” katanya.

Ia menyarankan agar para pemimpin, termasuk Dedi Mulyadi, membangun lebih banyak ruang partisipatif agar keputusan yang diambil bisa mewakili aspirasi masyarakat.

Kesimpulan: Saatnya Evaluasi Gaya Kepemimpinan

Sorotan dari ormas Islam terhadap Dedi Mulyadi menjadi cermin penting bagi semua pemimpin di Indonesia. Dalam era demokrasi yang terus berkembang, partisipasi masyarakat harus menjadi pilar utama dalam setiap kebijakan.

Kepemimpinan yang mengabaikan dialog dan masukan hanya akan memperlebar jurang antara pemerintah dan rakyat. Maka, sudah saatnya semua pihak duduk bersama untuk mencari solusi yang inklusif dan berkeadilan.

Baca Juga : Wapres Gibran Geram? Ini yang Ditemukan Saat Kunjungi Sekolah Rakyat!

Loading

Tags: berita terkinidedi mulyadiDemokrasi IndonesiaKepemimpinan Satu ArahKritik PemimpinOrmas Islam
Zee

Zee

Artikel Sejenis

Harapan Jadi Penengah Konflik Iran–Amerika Pupus? Ini Kata Pakar Unair
Tanpa Kategori

Harapan Jadi Penengah Konflik Iran–Amerika Pupus? Ini Kata Pakar Unair

3 March 2026
Karyawan Baru Jangan Sampai Dibohongi! Disnakertrans Kalteng Tegaskan 1 Bulan Kerja Tetap Dapat THR
Tanpa Kategori

Karyawan Baru Jangan Sampai Dibohongi! Disnakertrans Kalteng Tegaskan 1 Bulan Kerja Tetap Dapat THR

3 March 2026
Aturan Baru Mudik Lebaran 2026 Bikin Kaget, Ini Instruksi Pramono!
Tanpa Kategori

Aturan Baru Mudik Lebaran 2026 Bikin Kaget, Ini Instruksi Pramono!

2 March 2026
Iran Buka Suara! Prabowo Disebut Layak Jadi Penentu Perdamaian?
Tanpa Kategori

Iran Buka Suara! Prabowo Disebut Layak Jadi Penentu Perdamaian?

2 March 2026
Siap-siap Bayar Lebih? Cak Imin Sebut Iuran BPJS Harus Naik
Tanpa Kategori

Siap-siap Bayar Lebih? Cak Imin Sebut Iuran BPJS Harus Naik

28 February 2026
Anggaran Pendidikan Disorot PDIP, Ada Apa dengan MBG? Ini Respons Pemerintah
Tanpa Kategori

Anggaran Pendidikan Disorot PDIP, Ada Apa dengan MBG? Ini Respons Pemerintah

28 February 2026

Berita Terbaru

Harapan Jadi Penengah Konflik Iran–Amerika Pupus? Ini Kata Pakar Unair

Harapan Jadi Penengah Konflik Iran–Amerika Pupus? Ini Kata Pakar Unair

3 March 2026
Karyawan Baru Jangan Sampai Dibohongi! Disnakertrans Kalteng Tegaskan 1 Bulan Kerja Tetap Dapat THR

Karyawan Baru Jangan Sampai Dibohongi! Disnakertrans Kalteng Tegaskan 1 Bulan Kerja Tetap Dapat THR

3 March 2026
Aturan Baru Mudik Lebaran 2026 Bikin Kaget, Ini Instruksi Pramono!

Aturan Baru Mudik Lebaran 2026 Bikin Kaget, Ini Instruksi Pramono!

2 March 2026
Iran Buka Suara! Prabowo Disebut Layak Jadi Penentu Perdamaian?

Iran Buka Suara! Prabowo Disebut Layak Jadi Penentu Perdamaian?

2 March 2026

Berita Populer

  • Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    Bantuan Pendidikan Dialihkan, Sekolah Swasta Jabar Kehilangan Ratusan Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pramono Anung dan Rano Karno Raih Kemenangan Pilkada DKI Jakarta 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Bekasi Mengadu! Dedi Mulyadi Kaget Dengar Keluhan Soal Uang Jutaan ke Oknum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ridwan Kamil-Suswono Memutuskan Tidak Melaporkan Hasil Pilkada ke Mahkamah Konstitusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Teh Dewi Gadis Asli Baduy yang Terkenal di Sosial Media

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
PT. Lensa Garuda Media

Lensagram adalah organisasi media yang berfokus pada bahasan lingkungan, sosial dan budaya masyarakat Indonesia. Lensagram berawal dari sebuah channel Youtube yang aktif membahas berbagai isu-isu yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat dan juga mewawancarai sejumlah tokoh.

Ikuti Kami

Artikel Terbaru

Harapan Jadi Penengah Konflik Iran–Amerika Pupus? Ini Kata Pakar Unair

Harapan Jadi Penengah Konflik Iran–Amerika Pupus? Ini Kata Pakar Unair

3 March 2026
Karyawan Baru Jangan Sampai Dibohongi! Disnakertrans Kalteng Tegaskan 1 Bulan Kerja Tetap Dapat THR

Karyawan Baru Jangan Sampai Dibohongi! Disnakertrans Kalteng Tegaskan 1 Bulan Kerja Tetap Dapat THR

3 March 2026
Aturan Baru Mudik Lebaran 2026 Bikin Kaget, Ini Instruksi Pramono!

Aturan Baru Mudik Lebaran 2026 Bikin Kaget, Ini Instruksi Pramono!

2 March 2026
Iran Buka Suara! Prabowo Disebut Layak Jadi Penentu Perdamaian?

Iran Buka Suara! Prabowo Disebut Layak Jadi Penentu Perdamaian?

2 March 2026

Kategori Berita

  • Budi Leluhur
  • Dokumenter
  • Healing
  • Lagirame
  • Suara Mereka
  • Tanpa Dasi
  • Tanpa Kategori
  • Tentang Kami
  • Tim Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

  • Beranda
  • Dokumenter
  • Tanpa Dasi
  • Budi Leluhur
  • Healing
  • Suara Mereka
  • Lagirame
  • Informasi Lainnya
    • Login
    • Tentang Kami
    • Tim Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak Kami

© 2025 PT. Lensa Graha Media

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist