Jakarta (Lensagram) – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) langsung menggemparkan publik. Peristiwa ini ramai dibahas di media sosial dan menimbulkan berbagai reaksi.
Namun, di tengah hebohnya kasus tersebut, Istana justru menyampaikan penilaian berbeda. Menurut pernyataan resmi, kinerja Wamenaker selama menjabat dinilai masih cukup memuaskan. Sikap ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat, mengingat OTT KPK biasanya menjadi sorotan serius.
Pihak Istana menegaskan bahwa kinerja pejabat tidak bisa langsung dihapus hanya karena adanya dugaan kasus hukum. Selama menjabat, Wamenaker disebut berhasil mendorong beberapa program strategis di bidang ketenagakerjaan. Meski demikian, Istana tetap menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada KPK.
Reaksi publik pun terbelah. Sebagian menilai pernyataan Istana sebagai bentuk penghormatan terhadap asas praduga tak bersalah. Namun, tidak sedikit juga yang menganggap pujian itu tidak sensitif dengan kondisi masyarakat yang berharap adanya sikap tegas terhadap kasus korupsi.
KPK hingga kini masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini. Lembaga antirasuah berjanji akan mengumumkan detail hasil penyidikan dalam waktu dekat. Di sisi lain, pemerintah meminta masyarakat tetap tenang dan menunggu proses hukum berjalan secara transparan.
Kasus ini kembali menjadi ujian serius bagi komitmen pemerintah dalam menjaga integritas, akuntabilitas, serta kepercayaan publik.
Baca Juga : Fenomena Mengejutkan! Kenapa Banyak Anak-Anak Di Jakarta Lebih Pilih Kerja daripada Sekolah?