Jakarta (Lensagram) – Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, resmi mencoret 55.000 penerima bantuan sosial (bansos) yang dinilai tidak layak. Keputusan ini diambil setelah pemerintah melakukan verifikasi data penerima manfaat secara menyeluruh.
Menurut Gus Ipul, langkah ini bertujuan memastikan bansos tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Kami ingin memastikan bantuan sampai ke warga miskin dan rentan, bukan kepada mereka yang sudah mampu,” ujarnya pada Selasa, 13 Agustus 2025.
Selain 55.000 penerima yang sudah dicoret, ada 44.000 penerima lain yang saat ini masih dalam proses evaluasi. Jika terbukti tidak memenuhi syarat, mereka juga akan dikeluarkan dari daftar penerima bansos.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggandeng dinas sosial, perangkat desa, dan RT/RW untuk memperbarui data penerima. Proses ini dilakukan demi meminimalkan penyelewengan dan memastikan transparansi.
Gus Ipul mengajak masyarakat ikut memantau dan melaporkan penerima bansos yang dianggap tidak layak. “Kita semua punya tanggung jawab moral untuk memastikan bantuan ini tidak salah sasaran,” tambahnya.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap bantuan sosial benar-benar menjadi penopang kehidupan warga yang membutuhkan, sekaligus menekan angka kemiskinan di Jawa Timur.
Baca Juga : Perpanjang SIM Bisa Lebih Cepat dari Ngopi! Ini Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini